Apa hukum memejamkan kedua mata ketika shalat dengan tujuan supaya lebih khusyu’?

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ta’ala menjawab :

?”Adapun jika tiba-tiba ada hal yang mengharuskan untuk memejamkan mata, maka hal itu tidak mengapa, misalnya: seseorang memulai shalat lalu anak-anak bermain di depannya, atau dia memperhatikan sesuatu yang menyibukkan dirinya dari shalat, maka dalam keadaan seperti ini tidak mengapa seseorang memejamkan matanya.

Apabila dia memejamkan mata tanpa adanya sebab dan dia menyangka hal tersebut dapat membuatnya lebih khusyu’, maka ini adalah bisikan setan.
Karena hukum memejamkan mata ketika shalat makruh.

Dan dikatakan: “Sesungguhnya hal tersebut adalah perbuatan orang Majusi ketika beribadah kepada api.”

Maka menutup mata dalam shalat ada perincian :

1️⃣. Apabila karena ada sesuatu kejadian kemudian engkau khawatir pandanganmu mengikutinya sehingga menyibukkan dari shalatmu, maka di sini memejamkan mata (tidak mengapa).

2️⃣. Dan adapun engkau memejamkan matamu karena ingin khusyu’, maka ini adalah kesalahan.”

? (Al-Liqa’ Asy-Syahri hlm. 40)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

فائدة اليوم

حكم إغماض العينين في الصلاة من أجل الخشوع ؟

قال شيخ العثيمين رحمه الله تعالى :

” أما إذا طرأ ما يوجب التغميض فلا بأس، مثل: أن يدخل في الصلاة ثم حصل أمامه صبيان يلعبون، أو لاحظ شيئاً يشغله عن الصلاة، فهنا لا بأس أن يغمض، وإذا أغمض عينيه بدون سبب ورأى من نفسه أنه يخشع فهذا من وحي الشيطان؛ لأن تغميض العين في الصلاة مكروه،

فإنه قيل: إنه فعل المجوس عند عبادتهم النيران.

فتغميض العين فيه تفصيل:

١- إذا كان لأمرٍ حدث فتخشى أن تتبعه بصرك فتنشغل عن صلاتك فهنا غمض العينين

٢- وأما أن تغمض عينيك من أجل الخشوع فهذا خطأ ” .

? اللقاء الشهري [40]

?????????

 

 

? WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
? Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

? Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.