âïļ Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
âŲ ØŠŲ ØąØĢŲØŠŲ ŲŲØĻŲ Ø§ŲØąØŽŲ ŲØŊŲ ØŠØąŲØŲŲŲŲ ØđŲŲ ØŲØĻ اŲŲŲ Ø ŲØ§ŲاØģØŠØđØŊاØŊ ŲŲŲØ§ØĶŲŲŦ ŲØŲŲŲ ŲŲŲ ØØĻ Ø§ŲŲ ØŪŲŲŲ ØŊŲŲ Ø§ŲØŪØ§ŲŲØ ŲØ§ŲØąØķا ŲØ§ŲŲŲŲØđ ØĻØ§ŲØŲØ§ØĐ Ø§ŲØŊŲŲØ§ŲŦ ŲØ§ŲØ·Ų ØĢŲŲŲØĐ ØĻŲØ§ŲŦ ŲØ§ŲØģŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ§ ŲØ§ØđŲŲ ŲŲŲŲŲØ§ ØĢŲŲ ŲØŊ ØŪŲØģŲ ØĻŲ !
âïļKapan saja engkau melihat hati seorang hamba sudah tidak memiliki kecintaan kepada Allah dan persiapan bekal untuk bertemu dengan-Nya, dan hatinya sudah dipenuhi dengan kecintaan kepada makhluk, bukan kepada Allah Sang Pencipta, ridho dan merasa puas dengan kehidupan dunia, merasa tenteram dan tenang dengan dunia, maka ketahuilah dengan yakin bahwa hatinya telah tertutup.
ð Bada’i Al-Fawaid 3/743.
ð WhatsApp Salafy Cirebon
âŊ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
ðĨ Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com
ðģ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
