Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah ta’ala
📭 Pertanyaan:
Bagaimana kita menjawab orang yang berhujah dengan hadits:
«الأَنْبِيَاءُ أَحْيَاءٌ فِي قُبُورِهِمْ يُصَلُّونَ»،
“Para nabi itu hidup di dalam kubur mereka dan melaksanakan shalat.”
untuk membenarkan istighātsah mereka di sisi kubur Nabi ﷺ, mereka mengatakan bahwasanya beliau hidup di kuburnya, mendengar mereka, dan menjawab mereka?
📥 Jawaban:
“Tidak ada dalil yang jelas dari Al-Qur’an maupun Sunnah yang secara tegas menetapkan kehidupan para nabi (dalam makna kehidupan duniawi), namun jika para syuhada dinyatakan hidup di sisi Rabb mereka berdasarkan nash Al-Qur’an, maka para nabi tentu lebih utama daripada mereka. Inilah cara beristidlal tentang kehidupan para nabi: bahwasanya jika para syuhada hidup berdasarkan nash Al-Qur’an, maka para nabi lebih berhak atas kehidupan tersebut, sehingga mereka adalah orang-orang yang hidup.
Akan tetapi, kehidupan itu adalah kehidupan barzakhiyah, termasuk urusan akhirat, bukan seperti kehidupan mereka di dunia, yang pada masa itu kebutuhan-kebutuhan diminta kepada mereka ketika mereka masih hidup.
Para nabi hidup dengan kehidupan akhirat yang berbeda dari kehidupan dunia mereka, sehingga tidak ada kaitannya dengan permintaan hajat kepada mereka, segala puji bagi Allah.
Adapun ucapan penanya:
«يُصَلُّونَ فِي قُبُورِهِمْ»
“Mereka shalat di kubur mereka”, apa dalilnya? Siapa yang mengatakan bahwa para nabi dan rasul salat di dalam kubur mereka?!
Telah datang riwayat bahwa Nabi ﷺ melihat Musa pada malam Isra’ sedang shalat di kuburnya di dekat bukit pasir merah, namun riwayat ini tidak shahih, sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya dan selain beliau, juga oleh Ibnu al-Qayyim, riwayat ini tidak shahih dan seandainya pun shahih, maka hal itu termasuk amalan akhirat. Shalat mereka – kalau itu shahih — adalah termasuk dari urusan-urusan akhirat, bukan seperti shalat mereka di dunia.”
السُّؤَالُ:
كَيْفَ نَرُدُّ عَلَى مَنْ يَحْتَجُّ بِحَدِيثِ:
«الأَنْبِيَاءُ أَحْيَاءٌ فِي قُبُورِهِمْ يُصَلُّونَ»، عَلَى الِاسْتِغَاثَةِ بِهِمْ عِنْدَ قَبْرِ النَّبِيِّ ﷺ، فَيَقُولُونَ: إِنَّهُ حَيٌّ فِي قَبْرِهِ، يَسْمَعُهُمْ وَيُجِيبُهُمْ؟
الْجَوَابُ:
لَيْسَ هُنَاكَ دَلِيلٌ عَلَى حَيَاةِ الأَنْبِيَاءِ مِنَ الْكِتَابِ وَلَا مِنَ السُّنَّةِ، وَلَكِنْ إِذَا كَانَ الشُّهَدَاءُ أَحْيَاءً عِنْدَ رَبِّهِمْ بِنَصِّ الْقُرْآنِ، فَالْأَنْبِيَاءُ أَوْلَى مِنْهُمْ، وَهَذَا هُوَ طَرِيقُ الِاسْتِدْلَالِ عَلَى حَيَاةِ الأَنْبِيَاءِ:
أَنَّهُ إِذَا كَانَ الشُّهَدَاءُ أَحْيَاءَ بِنَصِّ الْقُرْآنِ، فَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ أَوْلَى مِنْهُمْ بِذَلِكَ، فَهُمْ أَحْيَاءٌ.
وَلَكِنَّ هَذِهِ الْحَيَاةَ حَيَاةٌ بَرْزَخِيَّةٌ،
مِنْ أُمُورِ الْآخِرَةِ، لَيْسَتْ مِثْلَ حَيَاتِهِمْ فِي الدُّنْيَا، تُطْلَبُ مِنْهُمُ الْحَوَائِجُ وَهُمْ عَلَى قَيْدِ الْحَيَاةِ.
هُمْ أَحْيَاءُ حَيَاةً أُخْرَوِيَّةً، تَخْتَلِفُ عَنْ حَيَاتِهِمْ فِي الدُّنْيَا، فَلَا تَعَلُّقَ لَهُمْ بِذَلِكَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ.
وَقَوْلُ السَّائِلِ: «يُصَلُّونَ فِي قُبُورِهِمْ»
إِيشِ الدَّلِيلُ عَلَى هَذَا؟
مَنْ قَالَ إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ وَالرُّسُلَ يُصَلُّونَ فِي قُبُورِهِمْ؟!
وَرَدَتْ رِوَايَةٌ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ رَأَى مُوسَى لَيْلَةَ الْإِسْرَاءِ يُصَلِّي فِي قَبْرِهِ عِنْدَ الْكَثِيبِ الْأَحْمَرِ، لَكِنَّ هَذِهِ الرِّوَايَةَ لَمْ تَثْبُتْ، كَمَا نَبَّهَ عَلَى ذَلِكَ الْإِمَامُ ابْنُ كَثِيرٍ فِي التَّفْسِيرِ وَغَيْرُهُ، وَابْنُ الْقَيِّمِ.
هَذِهِ الرِّوَايَةُ لَمْ تَثْبُتْ، وَلَوْ ثَبَتَتْ؛
فَهَذَا عَمَلٌ أُخْرَوِيٌّ، فَصَلَاتُهُمْ ـ لَوْ ثَبَتَتْ ـ فَهِيَ مِنْ أُمُورِ الْآخِرَةِ، وَلَيْسَتْ مِثْلَ صَلَاتِهِمْ فِي الدُّنْيَا.
💠 Sumber: (Fataawa Ad-Duruus Al-‘Ilmiyyah)
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
📡 SALAFY CIREBON
📲 WhatsApp Official
📢 Telegram : https://t.me/salafy_cirebon
🌐 www.salafycirebon.com
📖 Menyajikan Artikel & Faidah Ilmiah Ahlussunnah
