Ahlul Bid’ah Tak Pantas Jadi Rujukan Ilmu

๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ”ฅ AHLUL BID’AH TAK PANTAS MENJADI RUJUKAN ILMU โœ Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah : โœ… “Mu’tazilah dan selainnya, mereka menafsirkan Al-Qur’an, tetapi tafsir-tafsir mereka dipenuhi dengan beragam ta’wilan, penyelewengan batil, hadits-hadits palsu, lemah […]

Apakah Dr. Muhammad bin Hadi termasuk dari kalangan Shoafiqoh?

๐Ÿ”ญโ‰ Apakah Dr. Muhammad bin Hadi termasuk dari kalangan Shoafiqoh? Apakah perkara tersebut sesuai dengan kaidah yang dia buat sendiri? ๐Ÿ”ต Bagian pertama ๐Ÿ’ Bismillahirrahmanirrahim, Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam terlimpahkan kepada Rasulullah […]

Hukum Membatalkan Puasa Sunnah

Oleh Syaikh Al ‘Allamah Al Faqih Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah ta’ala.

๐Ÿ–‹๐Ÿ–‹ Soal:
Apakah boleh orang yang berpuasa sunnah untuk membatalkan puasanya kapan saja ia mau?

โœ…โœ… Jawab:
Iya, boleh baginya untuk membatalkan puasanya.

๐ŸŒด Akan tetapi, yang lebih utama ialah menyempurnakan puasanya.

๐ŸŒท Kecuali ada hal-hal yang menyebabkan ia perlu untuk berbuka, seperti: memuliakan tamu, cuaca yang sangat panas dan yang semisalnya.

๐ŸŒ„ Hal ini karena telah datang hadits dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha yang menunjukkan apa yang telah kami sebutkan di atas. Hanya Allahlah yang memberikan taufiq.

Hukum Bercanda

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani (wafat 852 H) rahimahullah berkata di dalam Al-Fath (2/443) :

“Candaan dan hiburan, hukum asalnya adalah dijauhi. Sehingga hendaknya seseorang membatasinya sesuai dengan yang ditunjukkan oleh dalil, baik dari sisi waktu maupun sifatnya, untuk memperkecil penyelisihan terhadap hukum asal. Wallahu a’lam.”