Ibnul ‘Aththar Asy-Syafi’i* rahimahullah ta’ala berkata: “Sungguh sebagian ulama menyebutkan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi padanya (bulan Rajab). Itu adalah perkara yang tidak benar.”

Sumber: Hukmu Shaumi Rajab wa Sya’ban, hlm. 18

*Nama beliau adalah Ali bin Ibrahim bin Dawud bin Salman bin Sulaiman Abul Hasan Alauddin Ibnul Aththar (654 – 724 H/1256 – 1324 M).

Ada Dua Sebab Larangan Mengikuti Perayaan Isra’ dan Mi’raj

Sebab Pertama: Tidak Ada Kepastian Pada Tanggal Terjadinya, bahkan Al-Hafizh Ibnu Hajar mengingkarinya terjadi pada bulan Rajab. (Tabyinul ‘Ajabi bima Warada fi Syahri Rajab, hlm. 23)

Sebab Kedua: Tidak Ada Tuntunannya Dari Para Pendahulu Umat Ini.
Hal ini menjadi sebab inti dilarangnya perayaan Isra’ dan Mi’raj. Karena perayaan ini sama sekali tidak ada tuntunan dan contohnya dari generasi shalihin para pendahulu umat ini. Maka bisa dikatakan bahwa perayaan Isra’ dan Mi’raj bukan bagian dari tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, sehingga bukan merupakan amal saleh ataupun ibadah mendekatkan diri kepada Allah. Bahkan sangat dikhawatirkan terjerumus pada dosa, karena mengada-adakan amaliah baru dalam agama yang telah sempurna ini.

Sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Hajj Al-Maliki – rahimahullah ta’ala : “Di antara kebid’ahan-kebid’ahan yang mereka buat-buat di dalamnya yaitu di dalam bulan Rajab adalah (perayaan) malam ke-27 nya yang itu adalah malam mi’raj (isra mi’raj). (Sumber : Al-Madkhal [294] )


قال ابن عطار الشافعي رحمه الله تعالى :

وَقَدْ ذَكَرَ بَعْضُهُمْ أَنَّ الْمِعْرَاجَ وَالْإِسْرَاءَ كَانَ فِيهِ وَلَمْ يَثْبُتْ ذَلِكَ.

📘 *(كم صوم رجب و شعبان ص ١٨)*

 

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴

 

📳 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯️ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
📟 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📊 Menyajikan artikel faedah ilmiah

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.