Obrolan Santai Tentang Manhaj antara Masyarakat dan Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -Hafidzahullah-

โ“‚ ANTARA SALAFY, WAHABY/WAHABI & TUDUHAN TERORIS

๐ŸŽ™Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed ุญูŽููุธูŽู‡ู ุงู„ู„ู‡ู

| ๐Ÿ“… Dialog Santai bersama warga | Jum’at, 27 Syawal 1438 H/ 21 Juli 2017 M di MASJID DAARUL MUHAJIR – Komp. Bumiasri Mekar Rahayu Blok D RW 14, Kec.Margaasih, Kab. Bandung

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

โ—พ๏ธSalaf yang terdahulu dalam artian seperti apa ustadz? Apa itu salaf? Apa itu Salafy? » Read more

PERNYATAAN BERLEPAS DIRI USTAD MUHAMMAD UMAR AS-SEWED -HAFIDZAHULLAH-

Telah tersebar video berisi gambar-gambar akhwat bercadar dan seakan-akan upacara pemakaian hijab, dengan backing vokal-nya suara ana (Muhammad Umar As-Sewed) tentang hijab. Dalam akun atas nama Inochi No Hikari.

Maka ana menyatakan berlepas diri dari rekaman video tersebut. Itu bukan dari kami bahkan kami yakin bukan dari salafiyyin (dan tidaklah demikian manhaj dakwah salaf)

Mereka hanya menggabungkan video tersebut dengan petikan kajian saya tentang hijab.

» Read more

Hari Raya Bersama Kaum Muslimin dan Penguasanya

Hukum asal penentuan awal bulan Syawwal (Hari raya ‘Iedlul Fithri) adalah dengan ru’yatul hilal (melihat bulan sabit) berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง bahwasanya Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda:
ู„ุงูŽ ุชูŽุตููˆู…ููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุฑูŽูˆูุง ุงู„ู’ู‡ูู„ุงูŽู„ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชููู’ุทูุฑููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุฑูŽูˆู’ู‡ู ููŽุฅูู†ู’ ุบูู…ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ููŽุงู‚ู’ุฏูุฑููˆุง ู„ูŽู‡ู. (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง)
Janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihat hilal, dan janganlah kalian ber’iedlul fithri hingga kalian melihatnya. Jika kalian terhalang untuk melihatnya, maka kalian perkirakanlah. (HR. Bukhari Muslim dari Ibnu Umar ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…ุง)
“Memperkirakan” ketika hilal terhalang oleh awan atau lainnya adalah dengan menggenapkan bilangan bulan sebelumnya menjadi 30 hari. Sebagaimana disebutkan dalam hadits lain sebagai berikut:
ุตููˆู…ููˆุง ู„ูุฑูุคู’ูŠูŽุชูู‡ู ูˆูŽุฃูŽูู’ุทูุฑููˆุง ู„ูุฑูุคู’ูŠูŽุชูู‡ู ููŽุฅูู†ู’ ุบูุจู‘ููŠูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ููŽุฃูŽูƒู’ู…ูู„ููˆุง ุนูุฏู‘ูŽุฉูŽ ุดูŽุนู’ุจูŽุงู†ูŽ ุซูŽู„ุงูŽุซููŠู†ูŽ. (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡)
Berpuasalah kalian jika kalian melihatnya (hilal) dan ber’iedlul fithrilah kalian jika kalian melihatnya. Jika kalian terhalang untuk melihatnya, maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban tiga puluh hari. (HR. Bu-khari Muslim dari Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡)
Maka jika yang terhalang adalah hilal Syawwal, genapkanlah bulan Ramadlan 30 hari.
» Read more

Audio Khubah Iedul Fitri 1438 H- Hari Raya Bagi Siapa?

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

๐Ÿ’ฝ *Audio Khubah Iedul Fitri 1438 H*

๐Ÿ“† 01 Syawal 1438 H/ 25 Juni 2017

๐Ÿก Lapangan kantor Porsida Cirebon

๐Ÿ’บ Bersama:
Al-Ustadzย  Muhammad bin Umar As sewed ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

*๐Ÿ“– Hari Raya Bagi Siapa?*
» Read more

Keutamaan Tarawih

Oleh :
๐Ÿ’ปย  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed –hafidzahullah

Shalat tarawih sangat dianjurkan oleh Rasulullah –Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam-walaupun beliau tidak mewajibkannya.ย  Diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah –Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam– bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ูŽ ุฅููŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุงุญู’ุชูุณูŽุงุจู‹ุง ุบูููุฑูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูŽุง ุชูŽู‚ูŽุฏู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจูู‡ู
โ€œBarangsiapa siapa yang menegakkan qiyamur ramadhan dengan keimanan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah laluโ€. (HR. Bukhari dan Muslim)
Disyariatkan qiyamur ramadlan atau shalat tarawih secara berjama’ah, maka inilah yang lebih utama daripada shalat tarawih sendirian.
Diriwayatkan dari Abu Dzar bahwa dia berkata:
โ€œKami berpuasa bersama Rasulullah -Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- pada bulan Ramadhan, maka beliau tidak menegakkan qiyamul lail bersama kami hingga tersisa tujuh hari.ย  Kemudian menegakkan qiyamul lail bersama kami ketika sudah tersisa sepertiga malam terakhir. Kemudian ketika tersisa enam hari, beliau tidak menegakkan qiyamul lail bersama kami. Kemudian ketika tersisa lima hari, beliau menegakkan qiyamul lail bersama kami, hingga lewat pertengahan malam.ย  Kemudian aku (Abu Dzar) berkata: “Wahai Rasulullah, alangkah baiknya sekiranya engkau menambahi shalat sunnah pada sisa malam ini untuk kami!.” Maka Rasulullah -Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:
ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑูููŽ ุญูุณูุจูŽ ู„ูŽู‡ู ู‚ููŠูŽุงู…ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉู
โ€œSesungguhnya seseorang jika shalat bersama imamย  hingga selesai, maka dicatat baginya sebagai shalat seluruh malam”. » Read more

Berpuasa dan berhari raya bersama Kaum Muslimin

Oleh :
๐Ÿ’ปย  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Dari Abu Hurairah -radhiallahu ‘anhu- bahwasanya Nabiย  -shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda :
ุงู„ุตู‘ูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุตููˆู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ููุทู’ุฑู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชููู’ุทูุฑููˆู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุถู’ุญูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูุถูŽุญู‘ููˆู†ูŽ
โ€œPuasa itu adalah hari ketika kalian seluruhnya berpuasa, Idul Fitri adalah hari di manaย  kalian berbuka dan Idul Adha adalah hari ketika kalian menyembelih kurbanโ€. (HR. Tirmidzi, dengan Tuhfatul Ahwadzi, 2/37)
Hadits tersebut dikeluarkan oleh Imam At- Tirmidzi dari Ishaq bin Ja’far bin Muhammad, dia berkata: “Menyampaikan kepadaku Abdullah bin Ja’far dari Utsman bin Muhammad dari Abi Hurairahย  -radhiallahu ‘anhu-โ€.
Imam At-Tirmidzi mengomentari hadits ini dengan ucapan: “Hadits hasan gharib.”
Asy-Syaikh al-Albani berkata : “Saya katakan bahwa sanad hadits ini bagus, para perawinya semua tsiqah (terpercaya). Hanya pada Utsman bin Muhammad yaitu Ibnul Mughirah bin Akhnas ada pembicaraan sedikit tentangnya. Berkata al-Hafidh dalam at-Taqrib: Jujur, namun kadang keliru”. (Silsilah al-Ahaadits ash-Shahihah, hadits no. 224, hal. 440)
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Baihaqi, Ibnu Majah, Ad Daruquthni dan Abu Dawud, dari jalan-jalan yang lain.
Selain itu ada pula hadits mauquf yang semakna dengan ini dari Aisyah dikeluarkan oleh al-Baihaqi dari jalan Abu Hanifah, Ia berkata : » Read more

Al-Qurโ€™an adalah Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad -shalallahuโ€™alaihi wa sallam- (II)

Oleh :
๐Ÿ’ปย  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Diriwayatkan dalam Tafsir Ibnu Katsir riwayat tentang seorang tokoh musyrikin yang ahli dalam bidang syair dan bahasa Arab yaitu Walid ibnu Mughirah Al- Makhzumi ia pernah mendengarkan ayat-ayat Al-Qurโ€™an, ketika dibacakan ia terkagum-kagum dan berkata: “Duhai sangat menakjubkan apa yang telah dibaca oleh Ibnu Abi Kabsah (yang dimaksud Ibnu Abi Kabsah adalah Rasulullahย  -shalallahu’alaihi wa sallam-, namun dia menyebutkan dengan anak tukang kambing untuk menghinakannya – semoga Allah melaknat Walid ibnu Mughirah-) kemudian Walid melanjutkan: โ€œSungguh demi Allah ini bukan syair, bukan sihir, bukan pula igauan orang gila, sesungguhnya ucapan itu betul-betul dari ucapan Allah”.
Ketika orang-orang Quraisy mendengar pujian Walid terhadap ayat-ayat Al-Qurโ€™an, maka merekapun berkumpul dan bermusyawarah, bagaimana menghalangi Walid agar jangan masuk Islam. Maka berkata Abu Jahl :โ€œBiar aku yang mengurusinya “.
Maka berangkatlah Abu Jahl kerumahnya kemudian berkatalah Abu Jahl (A) Kepada Walid (W);
A :โ€œWahai pamanku sesungguhnya kaummu sedang mengumpulkan harta untukmu!โ€
W :โ€œMengapa? bukankah aku orang yang paling kaya dan banyak keturunannya di negeri ini ?โ€

» Read more

BEDA ANTARA TA’ALUM & MUTA’ALIM

Syaikh Dr. Rabie’ bin Hadi –hafidzhahullah– ditanya: telah tersebar di negeri ini praktik-praktik ta’aalum (yaitu orang-orang yang sok tahu dalam agama) hingga sebagian salafiyin sangat berhati-hati dan tidak mau berbicara menyampaikan ilmu karena khawatir terjatuh dalam ta’aalum. Sebagian orang awam menganggap siapa yang mengajarkan Tauhid dan Sunnah adalah seorang yang muta’aalim (orang yang sok alim).

Maka bagaimanakah pendapatmu, semoga Allah menjagamu?

Jawab:
At ta’aalum adalah seorang dalam tingkatan tertentu, kemudian mengangkat dirinya di atas tingkatannya. » Read more

Al-Qur’an adalah Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- (I)

Oleh :
๐Ÿ’ปย  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Diantara konsekuensi keimanan bahwa Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- utusan Allah adalah mempercayai mukjizat-mukjizat yang Allah berikan kepada beliau. Mukjizat adalah satu kejadian yang keluar dari kebiasaan yang Allah taqdirkan untuk memuliakan Nabi-Nya dan untuk meyakinkan kaum muslimin tentang kenabian beliau.

Al-Qurโ€™an kejadian mukjizat terbesar
Mukjizat terbesar Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam- adalah Al-Qurโ€™an, dimana Allah turunkan dengan bahasa mereka yaitu bahasa arab, namun dengan gaya bahasa yang sangat bagus, indah dan tidak pernah mereka mendengarkan yang seperti itu sebelumnya. Al-Qurโ€™an bukan syair-syair dan Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam- bukan penyair, namun keindahannya lebih daripada syair-syair yang terbaik sekalipun.
Tentang Al-Qurโ€™an diturunkan dengan bahasa Arab telah disebutkan oleh Allahย  -Ta’ala-ย ย  dalam ayat-ayat-Nya :
ุฅูู†ู‘ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ู ู‚ูุฑู’ุขู†ู‹ุง ุนูŽุฑูŽุจููŠู‘ู‹ุง ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุนู’ู‚ูู„ููˆู†ูŽ
โ€œSesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qurโ€™an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminyaโ€. (Yusuf:2)
ูˆูŽูƒูŽุฐูŽูฐู„ููƒูŽ ุฃูŽูˆู’ุญูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ู‚ูุฑู’ุขู†ู‹ุง ุนูŽุฑูŽุจููŠู‘ู‹ุง ู„ูุชูู†ู’ุฐูุฑูŽ ุฃูู…ู‘ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽู‰ูฐ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุญูŽูˆู’ู„ูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุชูู†ู’ุฐูุฑูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู…ู’ุนู ู„ูŽุง ุฑูŽูŠู’ุจูŽ ูููŠู‡ู
โ€œDemikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanyaโ€.(Asy-Syuura : 7) » Read more

๐Ÿ•‹ Keimanan Kepada Nabi Muhammad -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (III)

3. Konsekuensi keimanan kepada Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
Oleh :
๐Ÿ’ปย  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Sesungguhnya konsekuensi keimanan kepada Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- telah disinggung pada edisi yang lalu, namun kita perlu membicarakannya lebih rinci. Ketahuilah konsekuensi keimanan kepada seorang Rasul yang diutus oleh Allah -Subhanahu wa Ta’ala- adalah mencintainya sebagai seorang yang paling mulia dan paling sayang kepada kaum muslimin. Mentaatinya sebagai seorang yang menyampaikan apa yang diterimanya dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala-, mempercayai apa yang dikatakannya sebagai seorang Rasul yang tidak mungkin berdusta dalam menyampaikan berita dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala- dan mengutamakannya diatas seluruh manusia yang lain.

1. Mencintai Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam-
Diantara konsekuensi keimanan kita kepada kerasulan Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- adalah mencintainya dan memuliakannya. Betapa tidak, ia adalah seorang yang paling perhatian kepada kita, mementingkan kebaikan-kebaikan untuk kita dan sayang kepada kita dan kepada seluruh kaum muslimin. Allah memuji sifat-sifat Rasulullah ini di dalam Al- Quran : » Read more

1 2 3 9