Cinta Kepada Rasululullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- (II)

Oleh :
✍🏼 Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

3.CINTA AKAN MEMBAWA SESEORANG UNTUK CINTA KEPADA ORANG-ORANG YANG DICINTAI KEKASIHNYA

Kenyataan ini sudah difahami oleh setiap manusia yang berakal. Maka semestinya kita mengerti bahwa jika mencintai Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– berarti mencintai orang-orang yang dicintai oleh Rasulullah. Sedangkan Rasulullah hanya mencintai orang-orang yang dicintai oleh Allah –Subhanahu wa Ta’ala-. Maka jelaslah bahwa cinta kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– konsekuensinya adalah cinta kepada orang-orang beriman yang tidak merusak imannya dengan kesyirikan, mengikuti Sunnah dan tidak mengotorinya dengan bid’ah.
Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh”.(Al-A’raaf:196) […]

[ PENGUMUMAN DAN HIMBAUAN PENTING ]

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله و الصلاة و السلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد:

Walhamdulillah telah terjadi ishlah di antara Asatidzah pada hari Jum’at 13 Rabi’ul Awwal 1439 H dihadapan Asy-Syaikh Rabi’hafidzahullah-.

Maka kami menyambut gembira dengan adanya islah ini karena inilah tujuan nasihat-nasihat berupa audio atau tulisan yang kami sampaikan selama ini. Dan kita bersama-sama dari semua pihak berusaha menjalankan isi sulh ini dengan dilandasi ketaqwaan dan kejujuran, sehingga sulh ini menjadi keberkahan bagi kaum Muslimin dan dakwah Salafiyyah ini.

Oleh karena itu dalam rangka menjalankan isi dari sulh tersebut, […]

Cinta Kepada Rasululullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- (I)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Tentunya cinta kepada pribadinya dan cinta pula pada akhlak dan perangainya, serta cinta kepada sunnah dan ajaran yang dibawanya. Sehingga kita dapati seorang muslim yang beriman bahwa Nabi Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam– adalah utusan Allah pastilah mencintainya.

1. CINTA MEMBAWA SESEORANG UNTUK SELALU DEKAT DENGAN YANG DICINTAINYA

Maka seorang yang cinta kepada Allah dia akan semangat untuk dekat kepada-Nya dengan ibadah dan beramal shalih. Demikian pula orang yang cinta kepada Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– maka ia ingin dekat bersama Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– dalam suka dan dukanya. Seperti para Shahabat , mereka rela meninggalkan keluarga dan sanak familinya untuk hijrah ke Madinah bersama Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam– . Demikian pula generasi setelahnya dari para Tabi’it-Tabi’in, mereka tidak sempat untuk dekat dan bertemu dengan pribadi Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, namun mereka tetap berupaya untuk dekat dengan jalan mempelajari Sunnah-Sunnahnya, mengamalkannya, sebagaimana dikatakan oleh penyair : […]