🚫🔥 JAGALAH LISAN-LISAN KALIAN

🚫🔥 JAGALAH LISAN-LISAN KALIAN

Umar bin Abdul Aziz- rahimahullah ta’ala- berkata :

Kami mendapati para salaf mereka tidak melihat ibadah kepada puasa dan tidak pula kepada shalat akan tetapi dalam perkara menahan diri dari (membicarakan) kehormatan manusia.
Maka menegakkan shalat malam dan puasa di siang hari tetapi jika ia tidak bisa menjaga lisannya niscaya akan bangkrutlah ia di hari kiamat.

Al Imam Sufyan Ats Tsauri-rahimahullah ta’ala- berkata :

Sekarang adalah masanya diam dan tinggal di rumah-rumah serta merasa cukup dengan makanan sampai datangnya kematian menjemput kalian.

📘 At Tamhid (17/443)
______

✍ … امسـك لسـانك

📌 قـ✑ـال عمــر بــن عبـد العزيــز
رحمــہ الله تعالــﮯ

⚪ أدركنــا السلف وهــم لا يرون العبــادة فــﮯ الصــوم ،ولا فــﮯ الصلاة ولكـن فـﮯ الكف عن أعــراض الناس

❏ فقائم الليل وصائــم النهار؛ إن لم يحفــظ لسانــہ أفْلَس يــوم القيامـــة

📌 قـ✑ـال الامــام سفيان الثــوري
رحمــہ اللـہ تعالـﮯ :

▣ هــذا زمـــان الســــكوت ولـــزوم البيوت
والـــرضا بالقــــوت إلى أن تمـــــــوت

📓📔 التمهيد 【 ١٧/ ٤٤٣ 】

➖➖➖ […]

‼✅🔥 NYANYIAN ADALAH SERULING SETAN

‼🔥 NYANYIAN SERULING SETAN

✍ Ibnu Rajab rahimahullah berkata :

✅ Ketahuilah, bahwa mendengarkan nyanyian itu berlawanan dengan mendengarkan Al-Qur’an dari segala sisinya, karena Al-Qur’an adalah ucapan Allah, wahyu dan cahaya-Nya.

Dengannya, Allah menghidupkan hati-hati yang mati dan mengeluarkan para hamba dari kegelapan kepada cahaya.

❗ Adapun nyanyian-nyanyian dan alat-alat musik, itu semua adalah seruling-seruling setan.

Karena sesungguhnya qur’an (bacaan) setan adalah syair, muadzinnya (penyeru) adalah seruling, dan perangkapnya adalah para wanita.

📚 Nuzhatul Asma’

‏قال ابن رجب:
واعلم أن سماع الأغاني يضاد سماع القرآن من كل وجه، فإن القرآن كلام الله، ووحيه ونُوره الَّذِي أحيا الله به القُلوب الميتة، وأخرج العباد به من الظلمات إلى النور.
والأغاني وآلاتها مزامير الشيطان؛ فإن الشيطان قرآنه الشعر، ومؤذنه المزمار ومصائده النساء.
[نزهة الأسماع] […]

Ilmu Agama Adalah Nikmat Terbesar

📚 ILMU AGAMA NIKMAT TERBESAR

✍ Al-‘Allamah Ibnu Utsaimin -rahimahullah- berkata,

📖🖌 “Seorang yang telah diberi anugerah ilmu agama oleh Allah, maka sungguh Allah telah memberikan kepadanya anugerah yang lebih besar daripada harta benda, anak-anak, istri-istri, istana-istana, kendaraan-kendaraan, dan segala sesuatu”.

📚 [Syarh Riyadhus Shalihin 5/444].

📍‏قال العلامة العثيمين رحمه الله:
«الإنسان الذي يمن الله عليه بالعلم؛ فقد من الله عليه بما هو أعظم من الأموال، والبنين، والزوجات، والقصور، والمراكب، وكل شيء».
شرح رياض الصالحين (٤٤٤/٥)
نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك […]

Mengamalkan Satu Bid’ah Berarti Meninggalkan Satu Amalan Sunnah

🕌🌷 SUNNAH YANG DITINGGALKAN DENGAN SEBAB MENGADAKAN MAULID NABI

🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh

❓ Pertanyaan :

Wahai Syekh, semoga Allah memberikan pahala kepada Anda, Anda pernah menyebutkan bahwasanya tidaklah diadakan suatu kebid’ahan melainkan akan ditinggalkan sunnah yang semisalnya -perkataan salaf. Maka sunnah yang mana yang ditinggalkan dengan sebab diadakannya bid’ah acara maulid nabi?

👍💡Jawaban : […]

SEPUTAR SYUBHAT PERAYAAN MAULID NABI

🚇MEMBANTAH PARA SUFI EKSTRIM SEPUTAR SYUBHAT PERAYAAN MAULID NABI

❱ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan

Bila kaum Sufi yang ekstrem dan yang sejenis dengan mereka mengklaim bahwasanya keutamaan hari Senin karena Nabi [ﷺ] memerintahkan untuk berpuasa di hari itu dan menjelaskan keutamaannya, maka memperingati maulid setiap tahunnya dalam rangka mengingat beliau tentunya lebih utama lagi (dilakukan). Lalu apa yang harus kami jawab terhadap mereka?

Syaikh: Aku katakan, bila mereka ingin merayakannya terkait dengan hari Senin, maka seharusnya mereka memperingatinya setiap pekan. Kenapa harus ada pengkhususan?

Penanya: Karena keutamaan hari Senin. Sebab beliau [ﷺ] dilahirkan pada hari itu.

Syaikh: Mungkin yang kau maksud perayaan maulud?

Penanya: Betul.

Syaikh: Jelas begitu?

Penanya: Tidak ada keraguan lagi.

Jawaban […]

Kapan Seseorang Dikatakan Sombong?

‼ MERASA DIRINYA LEBIH BAIK DARI ORANG LAIN ADALAH KESOMBONGAN

💬 Imam Sufyan bin Uyainah rahimahumullah berkata:

🔰”Siapa saja yang memandang bahwa dirinya lebih baik dari selainnya maka dia telah sombong”.

📚 [Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah 10802]

‏قال الإمام سفيان بن عيينة: (مَن رأى أنه خير من غيره فقد استكبر)رواه أبو نعيم في الحلية(١٠٨٠٢)

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻ www.salafycirebon.com ◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Manakah Yang Lebih Dahsyat, Membunuh Diri Sendiri Ataukah Membunuh Orang Lain?

🚦 MEMBUNUH ORANG LAIN LEBIH DAHSYAT DARIPADA MEMBUNUH DIRI SENDIRI

📞 Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah pernah ditanya..

✍🏻 Manakah yang lebih dahsyat, membunuh diri sendiri ataukah membunuh orang lain?

📍 Beliau rahimahullah menjawab :

📌 Membunuh orang lain lebih dahsyat karena di dalamnya terdapat permusuhan.

📚 Masail Imam Ibnu Baz 2/43 […]

💫🕋 Orang Yang Ikhlas Akan Dijauhkan Dari Kejelekan Dan Perbuatan Keji

💫🕋 ORANG-ORANG YANG IKHLAS TERHINDAR DARI KEJELEKAN DAN PERBUATAN KEJI

💬 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- berkata :

🕋 “Orang-orang yang ikhlas akan dijauhkan oleh Allah dari kejelekan dan perbuatan keji.

📜 Yusuf -‘alaihis salam- termasuk orang-orang yang ikhlas, karena beliau beribadah kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, beliau juga selalu bertawakal kepada Allah dan meminta pertolongan kepada-Nya,

📖 sebagaimana firman Allah -ta’ala- :

{وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ. فَاسْتَجَابَ لَهُ رَبُّهُ…}

“Dan jika Engkau tidak menghindarkan dariku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh. Maka Rabbnya memperkenankan doa Yusuf…” (Q.S Yusuf 33-34) […]

🎇🌠🌅☄️🌌 KEBIASAAN ORANG SESAT: MENGHINA NABI ALLAH

🎇🌠🌅☄️🌌 KEBIASAAN ORANG SESAT : MENGHINA NABI ALLAH

✅ Allah ta’ala berfirman :

قَالُوا يَا شُعَيْبُ أَصَلَاتُكَ تَأْمُرُكَ أَنْ نَتْرُكَ مَا يَعْبُدُ آبَاؤُنَا أَوْ أَنْ نَفْعَلَ فِي أَمْوَالِنَا مَا نَشَاءُ ۖ إِنَّكَ لَأَنْتَ الْحَلِيمُ الرَّشِيدُ [هود:87]

Mereka berkata, “Wahai Syuaib! Apakah agamamu yang menyuruhmu agar kami meninggalkan apa yang disembah nenek moyang kami atau melarang kami mengelola harta kami menurut cara yang kami kehendaki? Sesungguhnya engkau benar-benar orang yang sangat penyantun dan pandai.”

✍️ Al-Imam Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata di dalam tafsirnya :

👉 Ucapan mereka (kepada Syu’aib ‘alaihissalam) :

إِنَّكَ لَأَنْتَ الْحَلِيمُ الرَّشِيدُ

Sesungguhnya engkau benar-benar orang yang sangat penyantun dan pandai.

✅ Ibnu ‘Abbas, Maimun bin Mihran, Ibnu Juraij, Ibnu Aslam, dan Ibnu Jarir berkata : […]

5 Ancaman Bagi Anak Yang Durhaka Kepada Orang Tua

BAHAYA BESAR YANG MENGINTAI PERBUATAN DURHAKA PADA ORANGTUA

1. DITEMPATKAN OLEH RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wa sallam SETELAH DOSA SYIRIK

🗒 Dari Ibnu Amr radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الْكَبَائِرُ : الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ

“Dosa-dosa besar adalah: menyekutukan Allah dan durhaka pada orangtua.. ” (HR. Al Bukhari: 6675)

2. ANAK YANG DURHAKA AKAN DISEGERAKAN AZABNYA DI DUNIA SEBELUM NANTI JUGA DIAZAB DI AKHIRAT

🗒 Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

بَابَاِن مُعَجَّلَانِ عقُوْبَتُهُمَا فِي الدُّنْيَا؛ اَلْبَغْيُ وَالْعُقُوْقُ

“Dua pintu dosa yang Allah segerakan hukuman pada para pelakunya di dunia, yaitu dosa zalim dan durhaka.” (Hadits Shahih HR. Al Hakim : 7430, Al Bukhari dalam Al Adab Al Mufrad; 895)

3. TERMASUK KEDURHAKAAN IALAH MEMUTUS KOMUNIKASI DENGAN MEREKA

🗒 Dari Abu Bakrah Nufai’ bin Al Harits radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ اللَّهُ تَعَالَى لِصَاحِبِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الدُّنْيَا، مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ فِي الْآخِرَةِ ؛ مِثْلُ الْبَغْيِ وَقَطِيعَةِ الرَّحِمِ

“Tak ada dosa yang lebih pantas untuk Allah segerakan azabnya di dunia di samping siksa akhirat yang menanti, melebihi dosa kezaliman dan memutus hubungan kerabat.” (Hadits Shahih, HR. Abu Dawud: 4902 dan At-Tirmidzi: 2511) […]