1. Mengusap leher di pertengahan wudhu

Al-hafizh An-Nawawy di dalam Al-Majmu’ (1/489) mengatakan: Hadits “Mengusap leher akan menjaga dari kedengkian” ini adalah hadits palsu, bukan dari ucapan Nabi ﷺ.

✅ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan di dalam Al-Fatawa Al-Kubra (1/50): Tidak shahih riwayat dari Nabi ﷺ bahwa beliau mengusap lehernya ketika berwudhu.

‌‎#أخطاء_الوضوء
١-مسح الرقبة أو العنق أثناء الوضوء.
قال الحافظ النووي في المجموع(١/٤٨٩): حديث(مس الرقبة أمان من الغل) هذا موضوع، ليس من كلام النبي عليه الصلاة والسلام.اهـ

وقال شيخ الإسلام في الفتاوى الكبرى(١/٥٠): لم يثبت عن النبي عليه الصلاة والسلام أنه مسح عنقه في الوضوء.اهـ

2. Mengusap sebagian kepalanya

✅ Imam Bukhari mengatakan dalam shahihnya (185): Bab mengusap kepala seluruhnya. Kemudian beliau membawakan hadits Abdullah bin Zaid tentang sifat wudhu Nabi ﷺ (beliau mengusap kepalanya dengan kedua tangannya dari depan sampai ke belakang, kemudian kembali dari belakang sampai bagian depan kepalanya)

✅ Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan dalam Zaadul Ma’ad (1/133): Tidak ada riwayat yang shahih dari Nabi ﷺ satu haditspun yang menjelaskan bahwa beliau mencukupkan dengan mengusap sebagian kepalanya saja, akan tetapi apabila beliau mengusap sebagian kepalanya, maka beliau menyempurnakannya dengan mengusap di atas imamahnya.

‌‎#أخطاء_الوضوء
٢-مسح بعض الرأس.
قال الإمام البخاري(١٨٥)باب مسح الرأس كله.
وساق حديث عبدالله بن زيد في وضوء النبي عليه الصلاة والسلام(أقبل بيديه وأدبر)

وقال ابن القيم في الزاد(١/١٣٢):لم يصح عنه في حديث واحد أنه اقتصر على مسح بعض رأسه البته،ولكن كان إذا مسح بناصيته كمل على العمامة.

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.