Buku Tamu

Your Name (required)

Your Email (required)

Subject

Your Message

6 thoughts on “Buku Tamu”

  1. Bismillah…….., Assalamu`alaikum izin share ya akhi, untuk di web site ana salafyciampeabogor.blogspot.com
    Jazaakallahu khoiron.

  2. Afwan akh,kalau mau download daurohnya ustadz muhammad di artikel yg mana ya ?

  3. assalamu’alaikum… saya telah download kajian, saya minta ijin ya….

  4. Abu Azzam Lutfi Yogya says:

    bismillah,

    ustad ana ingin menanyakan dua pertanyaan, antara lain:

    1. Hukum jual beli sebagaimana yang ana ilustrasikan di bawah:

    Seseorang terdaftar sebagai agen penjual sebuah produk peralatan rumah tangga, namun dalam menawarkan produk tsb kepada calon pembelinya, ia hanya menunjukkan katalog saja yang berisi gambar-gambar dan informasi produk yang dijual (pada saat ini produk yang dijual masih berada di gudang/stockiest dan belum menjadi milik agen penjual).

    Kemudian calon pembeli memilih suatu barang yg diinginkan dalam katalog tersebut dan bersepakat untuk membelinya (belum terjadi akad jual beli). Setelah adanya kesepakatan tersebut (secara lisan), barulah agen penjual membeli barang tsb di stockiest atau gudang dengan harga distributor.

    Selanjutnya agen penjual mendatangi calon pembeli yang telah sepakat tadi dan melakukan akad jual beli barang sesuai kesepakatan sebelumnya dan sesuai harga yang tertera pada katalog.

    Bagaimana hukumnya jual beli yang demikian?

    2. Apakah metode penjualan ‘Tupperware’ mengandung prinsip MLM?

    demikian dua pertanyaan ana ustad.

    jazakallahu khoyr

  5. BISMILLAH
    ustad ana ingin menanyakan
    Saya Bekerja Di pertanahan. apa Boleh Saya Mengukur tanah greja Untuk Penerbitan Sertifikat

    jazakallahu khhoyr

    1. Abu Harits Faishol says:

      Tidak ada hubungannya pekerjaan antum dengan pendirian gereja.
      Karena semua tanah dan bangunan berupa apapun memang harus diukur dan bersertifikat.
      Pertanyaannya, mungkin kalau membantu memberikan izin. Maka anda membantu berdirinya gereja.
      ุชุนุงูˆู†ูˆุง ุนู„ู‰ ุงู„ุจุฑ ูˆ ุงู„ุชู‚ูˆู‰ ูˆู„ุง ุชุนุงูˆู†ูˆุง ุนู„ู‰ ุงู„ุงุซู… ูˆ ุงู„ุนุฏูˆุงู†…..
      Wallahu a’lam.
      (di jawab oleh Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.