Mengamalkan Satu Bid’ah Berarti Meninggalkan Satu Amalan Sunnah

๐Ÿ•Œ๐ŸŒท SUNNAH YANG DITINGGALKAN DENGAN SEBAB MENGADAKAN MAULID NABI

๐ŸŽ™ Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh

โ“ Pertanyaan :

Wahai Syekh, semoga Allah memberikan pahala kepada Anda, Anda pernah menyebutkan bahwasanya tidaklah diadakan suatu kebid’ahan melainkan akan ditinggalkan sunnah yang semisalnya -perkataan salaf. Maka sunnah yang mana yang ditinggalkan dengan sebab diadakannya bid’ah acara maulid nabi?

๐Ÿ‘๐Ÿ’กJawaban :

Iya, sunnah yang ditinggalkan (ketika diadakan bid’ah maulid nabi) adalah (sunnahnya) meninggalkan bid’ah maulid nabi, (sunnahnya) meninggalkan kebid’ahan ini.

Karena sunnah bisa dengan meninggalkan (suatu perbuatan) atau dengan melakukan (suatu perbuatan).
Rasul ketika meninggalkan suatu perbuatan padahal sebab (untuk melakukan perbuatan tersebut itu) ada, maka meninggalkannya adalah sunnah, engkau paham?

Apabila Rasul meninggalkan sesuatu padahal ada sebab untuk melakukannya akan tetapi kemudian Rasul tidak melakukannya maka meninggalkannya adalah sunnah.

Di sini kami katakan : kalian telah mengada-adakan satu kebid’ahan dan kalian (berarti) telah meninggalkan satu sunnah.

Dan sunnah (yang ditinggalkan) di sini adalah adalah meninggalkan kebid’ahan tersebut.

๐Ÿ”ŠSimak audionya : http://binothaimeen.net/upload/ftawamp3/od_210_10.mp3

Sumber:

โ€ข arsip : https//t.me/faedahislamiyahslogohimo
๐Ÿ’ป Channel Telegram
|| https://t.me/ikhwanbugis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.