๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž KETIKA MUSIBAH MENJADI SEBUAH NIKMAT

โœ๏ธ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

โ€ูˆุฅุฐุง ุฑุฃูŠุช ุงู„ุนุจุฏ ูŠู‚ุน ููŠ ุงู„ู†ุงุณ ุฅุฐุง ุขุฐูˆู‡ ูˆู„ุง ูŠุฑุฌุน ุฅู„ู‰ ู†ูุณู‡ ุจุงู„ู„ูˆู… ูˆุงู„ุงุณุชุบูุงุฑ ูุงุนู„ู… ุฃู† ู…ุตูŠุจุชู‡ ู…ุตูŠุจุฉ ุญู‚ูŠู‚ูŠุฉุŒ ูˆุฅุฐุง ุชุงุจ ูˆุงุณุชุบูุฑุŒ ูˆู‚ุงู„: ู‡ุฐุง ุจุฐู†ูˆุจูŠุŒ ุตุงุฑุช ููŠ ุญู‚ู‡ ู†ุนู…ุฉ.

โœ… Apabila engkau melihat seorang mencela manusia saat mereka menyakitinya, kemudian ia tidak mencela dirinya dan istigfar; maka ketahuilah bahwa musibahnya itu adalah musibah yang nyata.

Apabila ia bertobat dan istihfar, serta berkata, “Hal ini terjadi karena dosa-dosaku;” maka musibah itu baginya menjadi sebuah kenikmatan.

๐Ÿ“š Qa’idah fi Ash-Shabr (95)

 

๐ŸŒŽ WhatsApp Salafy Cirebon
โฏ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
๐Ÿ–ฅ Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

๐Ÿ“ณ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

READ  ๐Ÿšซโš ๐Ÿ’บ JANGAN BERMAJLIS DENGAN PENYERU FITNAH

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.