Al-Hafizh Ibnu Rajab رحمه الله تعالى berkata: “Saudara beliau—Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah—yaitu Zainuddin ‘Abdurrahman, mengabarkan bahwa ia bersama sang Syaikh sejak memasuki qal‘ah (benteng yang dijadikan penjara) telah mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak delapan puluh kali, dan keduanya telah memulai khataman yang ke-81. Kemudian bacaan keduanya sampai pada firman Allah Ta‘ala:
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman dan sungai-sungai, di tempat duduk yang penuh kebenaran di sisi Raja Yang Mahakuasa.”
Pada saat itu—ketika memulai khataman yang ke-81—dua syaikh yang shaleh, yaitu ‘Abdullah bin al-Muḥibb aṣh-Ṣhāliḥī dan az-Zura‘ī yang buta (dan Syaikhul Islam sangat menyukai bacaan keduanya), mulai membaca dari Surah ar-Raḥmān hingga keduanya mengkhatamkan Al-Qur’an.”
وَأَخْبَرَهُمْ أَخُوهُ زَيْنُ الدِّينِ عَبْدُ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ خَتَمَ هُوَ وَالشَّيْخُ مُنْذُ دَخَلَا الْقَلْعَةَ ثَمَانِينَ خَتْمَةً، وَشَرَعَا فِي الْحَادِيَةِ وَالثَّمَانِينَ، فَانْتَهَيَا إِلَى قَوْلِهِ تَعَالَى:
﴿إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ﴾
فَشَرَعَ حِينَئِذٍ الشَّيْخَانِ الصَّالِحَانِ: عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُحِبِّ الصَّالِحِيُّ، وَالزُّرَعِيُّ الضَّرِيرُ – وَكَانَ الشَّيْخُ يُحِبُّ قِرَاءَتَهُمَا – فَابْتَدَآ مِنْ سُورَةِ الرَّحْمَنِ حَتَّى خَتَمَا الْقُرْآنَ.
📘 Sumber: (Adz-Dzail ‘Ala Thabaqat Al-Hanaabilah, hlm. 525-526)
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
📡 SALAFY CIREBON
📲 WhatsApp Official
📢 Telegram : https://t.me/salafy_cirebon
🌐 www.salafycirebon.com
📖 Menyajikan Artikel & Faidah Ilmiah Ahlussunnah
