? Keutamaan Ilmu IV?

Keutamaan ilmu 4

Oleh:
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

? AHLI ILMU (ULAMA) LEBIH UTAMA DARI AHLI IBADAH?
 

? Rasulullah -shallallahu โ€˜alaihi wa sallam- bersabda:

ููŽุถู’ู„ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุนูŽุงุจูุฏู ูƒูŽููŽุถู’ู„ููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฏู’ู†ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆููŠ ุฑูˆุงูŠุฉ ูƒูŽููŽุถู’ู„ู ุงู„ู’ู‚ูŽู…ูŽุฑู ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ูŽูƒูŽูˆูŽุงูƒูุจู

โ€œKeutamaan ahli ilmu diatas ahli ibadah adalah seperti keutamaan diatas orang terendah kalian. (Dalam riwayat lain) Seperti bulan di malam purnama diantara bintang-bintangย  lainnyaโ€. (H.R. Ahmad, Abu Dawud,Tirmidzi,Ibnu Majah, Ad-Darimi dan dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Targhib waย  Tarhib dan Misykatul Mashaabiih)

?ย Yang demikian karena ahli ibadah tanpa ilmu, kemungkinan salahnya lebih besar daripada kemungkinan benarnya dan mereka tidak mendapatkan keutamaan ilmu dan kemuliaan yang Allah janjikan dalam ayat diatas. […]

? Keutamaan Ilmu III ?

kemuliaan ilmu3
Oleh:
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

?SEORANG YANG BERILMU AKAN MENDAPATKAN KEMULIAAN?

? Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala- akan mengangkat orang-orang beriman yang berilmu sehingga mereka menjadi orang-orang yang mulia dan terhormat.

ูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุฃููˆุชููˆุง ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ูŽ ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุงุช

โ€œAllah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajatโ€. (Al-Mujaadilah:11)

? Dalam riwayat Imam Muslim –rahimahullah– dari riwayat โ€˜Amir bin Waatsilah, bahwasanya pada suatu hari Naafiโ€™ bertemu โ€˜Umar di daerah โ€˜Usfan. Waktu itu โ€˜Umar menjadikannya sebagai Gubenur di Makkah. Maka โ€˜Umar bertanya kepada Naafiโ€™ :โ€Siapa yang engkau jadikan pemimpin dari penduduk Al-Waadi?โ€ Naafiโ€™ menjawab:โ€Ibnu Abzaโ€. Umar bertanya:โ€Siapa Ibnu Abza itu?โ€ Naafiโ€™ menjawab:โ€Dia adalah Maula (bekas budak) dari Maula-maula kamiโ€. Umar berkata:โ€Kalian menyerahkan kepemimpinan kepada seorang Maula?โ€ Naafiโ€™ menjawab:โ€(Ya) karena ia seorang pembaca Al-Qurโ€™an dan faham dalam masalah Faraaโ€™idโ€. Umar berkata:โ€(Kalau begitu..memang pantas) karena Nabi kalian –Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam– mengatakan:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุจูู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ู‹ุง ุŒ ูˆูŽูŠูŽุถูŽุนู ุจูู‡ู ุขุฎูŽุฑููŠู†ูŽ

Sesungguhnya Allah meninggikan derajat seseorang dengan Kitab ini (Al-Qurโ€™an) dan merendahkan seseorang yang lainnya dengannya pulaโ€. (H.R. Muslim)

? Al-Walid bin Muqri -rahimahullah-menceritakan dari Az-Zuhri (Z) ketika dia mendatangi Abdul Malik bin Marwan (A), dia ditanya oleh Abdul Malik bin Marwan; […]

?Keutamaan Ilmu bagian II?

? SEORANG Ykeutamaan ilmu 2ANG BERILMU AKAN TEGAR MENGHADAPI UJIAN ?
Oleh :
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

โœ” Seorang yang berilmu akan bertawakal kepada Allah, karena dia kenal Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala- dengan nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya. Sehingga mereka berhati tenang dan penuh tawakal kepada Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala-. Mereka tidak takut ancaman para pengancam sebesar apapun, mereka akan tegar istiqomah diatas Tauhid dan Sunnah.

? Sebagaimana firman Allah -Ta’ala-:

ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽู…ูŽุนููˆุงู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุงุฎู’ุดูŽูˆู’ู‡ูู…ู’ ููŽุฒูŽุงุฏูŽู‡ูู…ู’ ุฅููŠู…ูŽุงู†ุงู‹ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุงู’ ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ูˆูŽูƒููŠู„ู

โ€œ(Yaitu) orang-orang (yang menta`ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindungโ€. (Ali โ€˜Imran:173) […]

?Keutamaan Ilmu bagian I?

beda alim dan bodoh? SEORANG YANG BERILMU AKAN SELAMAT DARI PENYIMPANGAN ?
Oleh
? Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

? Memang beda seorang yang berilmu dengan yang tidak berilmu. Seorang yang berilmu tentu akan lebih yakin daripada orang yang tidak berilmu. Seorang yang berilmu tentu akan beramal lebih tepat dan lebih sempurna daripada seorang yang beramal serampangan . Seorang yang berilmu akan bersikap lebih tepat daripada orang-orang yang bodoh yang diombang-ambingkan perasaan emosionalnya.

? Allah -Ta’ala- berfirman :

ู‚ูู„ู’ ู‡ูŽู„ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽูˆููŠ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠูŽุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑู ุฃููˆู„ููˆ ุงู„ุฃู„ู’ุจูŽุงุจู

โ€œKatakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaranโ€. (Az-Zumar:9)

? Pada ayat ini Allah katakan setelah menyebutkan orang-orang shalih yang berdiri di tengah-tengah malam, beribadah kepada Allah -Subhanahu wa Ta’ala- dengan khusyu dan ikhlas mengharapkan kebaikan di akhirat dan takut dariย  adzab-Nya. […]

Audio Rekaman Dauroh “PKI Partai Komunis”

Audio Rekaman Dauroh/Tabligh Akbar di Cirebon

? Pembicara:

?Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed hafidzohullohย (Pengasuh PonPes Dhiyaus-Sunnah, Cirebon)

?Al Ustadz Ayip Syafruddin hafidzohullohย (Redaktur Ahli Majalah Asy-Syariah)

Tema:
? PKI adalah Partai Teroris

Waktu: Ahad, 25 Dzulqoโ€™dah 1437 H / 28 Agustus 2016 M

Pukul: 09.00 WIB s.d selesai

Tempat: Masjid Al Ittihad Islamic Center Jl. Tuparev, belakang kantor PLN Cirebon

Audio:
Sesi 1:http://bit.ly/2bQuySK

Sesi 2:http://bit.ly/2bI3hBD

Sesi 3: http://bit.ly/2bqBzvn

Sesi 4: http://bit.ly/2bR4zLe

Sesi Tanya-Jawab: http://bit.ly/2bP803N

Nasehat Para Ulama Untuk Mencari Ilmu (III)

Oleh
? Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
? IKHLAS DALAM MENCARI ILMU

? Langkah pertama dalam mencari ilmu adalah niat yang ikhlas .

? Diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah -radhiallahuโ€™anhu- bahwa ia mendengar Rasulullah -shallallahuโ€™alaihi wa sallam- bersabda: โ€Pada hari kiamat nanti dihadirkan seorang laki-laki yang mati dalam perang fii sabilillah. Kemudian diperlihatkan kepadanya nikmat-nikmat Allah hingga ia mengakuinya. Selanjutnya dia ditanya, “Apa yang telah engkau perbuat di dunia?” Ia menjawab,”Aku telah berperang demi Engkau (Allah) hingga terbunuh.” Allah berkata, “Dusta engkau! Engkau berperang bukan karena Aku, tapi supaya engkau disebut pahlawan. Kini gelar itu telah engkau peroleh.” Lalu orang itu diseret ke neraka dengan wajah tersungkur.
Kemudian didatangkan orang kedua yakni seorang laki-laki pembaca Al-Qur’an (Qoori’), rajin menuntut ilmu dan selalu mengajarkan ilmunya kepada orang lain. Lalu dia ditanya, “Apa yang telah engkau perbuat?” Dia menjawab,”Aku mempelajari berbagai ilmu dan menerangkannya kembali kepada manusia dan aku juga sering membaca Al-Qur’an karena-Mu.” Allah menjawab,”Dusta engkau! Engkau belajar dan mengajar bukan karena Aku. Bacaan Al-Qur’anmu juga bukan karena Aku. Engkau belajar dan mengajar agar dikatakan pintar dan orang ‘alim. Kini sebutan itu telah engkau peroleh. Bacaan Al-Qur’anmu juga bukan karena Aku, tapi agar engkau diberi gelar Qoori’ dan itu telah engkau dapatkan.” Kemudian iapun diseret ke neraka dengan wajah tersungkur. […]

Nasehat Para Ulama Untuk Mencari Ilmu (II)

Oleh: Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafidzahullah-
ILMU YANG WAJIB ADALAH ILMU AL-QUR’AN DAN HADITS

Yang dimaksud dengan ilmu dalam Ayat dan Hadits dan juga di dalam ucapan para Ulama adalah ilmu agama yang bersumber dari Al-Kitab dan As-Sunnah. Yaitu mempelajari Al-Qurโ€™an dengan Sunnah-Sunnah karena Hadits Rasulullah -shallallahuโ€™alaihi wa sallam-, apakah ucapannya, perbuatannya, ataupun sikap-sikap dan persetujuannya merupakan penjabaran terhadap Al-Qurโ€™an, sehingga mempelajari hadits Rasulullah -shallallahuโ€™alaihi wa sallam- akan membawa seseorang untuk memahami Al-Qurโ€™an dengan benar.

? Sebagaimana para Shahabat -radhiallahuโ€™anhum ajmain- ketika mereka mendengar hadits mereka mengingat-ingatnya dan menghafalnya.

? Berkata Anas bin Malik -radhiallahuโ€™anhu-: โ€Ketika kami (para Shahabat) disisi Rasulullah -shallallahuโ€™alaihi wa sallam- mendengarkan hadits dari beliau, maka kamipun berupaya mempelajarinya di kalangan kami dan mengingat-ingatnya hingga kami hafalโ€(Jamiโ€™ liakhlaqir-Rawi lil- Khatib Al-Baghdadi 1/236). […]

Nasehat Para Ulama Untuk Mencari Ilmu (I)

im tholabuilmiOleh
? Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullahu ta’ala-
? KEWAJIBAN MENCARI ILMU

โ–ถ Perintah untuk mencari ilmu telah jelas ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Allah telah memerintahkannya dengan kalimat:
{ููŽุงุนู’ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽูฐู‡ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ุฑู’ ู„ูููุฐูŽู†ุจููƒูŽ}

โ€œMaka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (Yang berhaq) disembah melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamuโ€. (Muhammad : 19)
Bahkan Allah tidak memerintahkan kita untuk meminta tambahan sesuatu di dunia ini kecuali tambahan ilmu :
( ูˆูŽู‚ูู„ู’ ุฑูŽุจู‘ู ุฒูุฏู’ู†ููŠ ุนูู„ู’ู…ู‹ุงย  ( ุทู‡: ูกูกูค
โ€œDan katakanlah: “Wahai Rabbku, tambahkanlah ilmu kepadakuโ€.(Thaaha:114) […]

Hadirilah Kajian Islam Ilmiah tentang Komunisme

pamflet crb 0816

Alhamdulillah,

? Kembali hadir Dauroh/Tabligh Akbar di Cirebon, insya Allah

? Menghadirkan pembicara:

?Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed hafidzohullohย (Pengasuh PonPes Dhiyaus-Sunnah, Cirebon)

dan

?Al Ustadz Ayip Syafruddin hafidzohullohย (Redaktur Ahli Majalah Asy-Syariah)

======================

Tema:
? PKI adalah Partai Teroris

Waktu: Ahad, 25 Dzulqo’dah 1437 H / 28 Agustus 2016 M

Pukul: 09.00 WIB s.d selesai

Tempat:
?? Masjid Al Ittihad Islamic Center Jl. Tuparev, belakang kantor PLN Cirebon

โ†ช Peserta : UMUMย  MUSLIMย  DAN MUSLIMAH

[…]

Hukum Sumbangan untuk Acara Perayaan Agustusan

Hukum Sumbangan untuk Acara Perayaan Agustusan

Oleh: Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafidzahullah ta’ala-

โœนโœนโœน

Biasanya dalam bulan Agustus para pamong desa meminta dana Agustusan di masyarakat untuk mensukseskan beragam agenda acara yang mereka buat, seringnya disebutkan minimalnya.

Bila kita memahami apa yang telah diuraikan di atas, maka kita akan tahu bahwa penarikan dana ini tidak sesuai syar’i dengan alasan sebagai berikut :

โถ Termasuk membantu acara yang tidak ada bimibinganya dalam agama Islam. Allah Subhaanahu wa ta’ala berfirman :

ูˆูŽุชูŽุนูŽุงูˆูŽู†ููˆุงู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจุฑู‘ู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽุนูŽุงูˆูŽู†ููˆุงู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ุฅูุซู’ู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุฏู’ูˆูŽุงู†ู ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ุดูŽุฏููŠุฏู ุงู„ู’ุนูู‚ูŽุงุจู

โ€œDan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” [QS. Al Maidah: 2]

โท Penarikan dana tersebut tidak berdasar pada sebuah Perda sedikitpun bahkan terkesan memaksa, terbukti mereka marah bila ada yang tidak menyumbang. […]