๐Ÿ’ง๐ŸŒŠ๐ŸŒงโ„ HUKUM HEWAN AIR

๐Ÿ’Ž Fawaid Fiqhiyyah

๐Ÿ’ง๐ŸŒŠ๐ŸŒงโ„ HUKUM HEWAN AIR

โœ Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :

๐Ÿ’ฆ Sesungguhnya seluruh ikan yang kecil ataupun yang besar (seperti ikan paus) halal berdasarkan keumuman sabda Nabi : “halal bangkainya”(1). Lafaz “bangkai” di sini bentuknya tunggal dan disandarkan kepada lafaz lain, maka ia mencakup seluruh hewan air secara umum.

๐Ÿ’ฆ Oleh karena itu, setiap bangkai hewan laut seperti ikan yang kecil ataupun yang besarnya adalah halal. Apakah ia suci atau tidak suci? Ia suci. Dari mana kita bisa mengetahui kesuciannya? Dari sisi kehalalannya. Kita memiliki kaidah yang bermanfaat yaitu :

โœ… Sesungguhnya setiap sesuatu yang halal itu suci, tetapi tidaklah setiap sesuatu yang suci itu halal.

โœ… Setiap sesuatu yang najis itu haram, tetapi tidak setiap sesuatu yang haram itu najis.

๐Ÿ“š Fathu Dzil Jalali wal Ikram (1/60) […]

HUKUM SESEORANG YANG BERWUDHU DENGAN AIR YANG TERDAPAT BANGKAI KUCING

Salafy Cirebon:
๐Ÿ“ Fawaid Fiqhiyyah

๐Ÿ’Ž HUKUM SESEORANG YANG BERWUDHU DENGAN AIR YANG TERDAPAT BANGKAI KUCING PADANYA DISERTAI PERUBAHAN BAU AIR ITU KARENANYA

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin

โ“ Tanya :
Barakallahu fikum, Wahai Fadhilatusy Syaikh, ada seorang perempuan bertanya: Seekor kucing terjatuh ke dalam sumur dan mati. Tidak ada seorang pun yang mengangkatnya, sehingga bau air sumur tersebut berubah. Setelah lewat beberapa bulan, kami berwudhu dengan air tersebut untuk melaksanakan shalat dalam keadaan bau air sumur itu tetap berubah. Apakah air itu menjadi najis ataukah tidak? Jika air itu najis,apakah kami wajib mengulang shalat-shalat yang telah lewat? Berilah kami faidah, semoga Allah memberikan pahala kepadamu!

โœ… Jawab : […]