Seseorang yang Mendapati Imam Sedang Ruku, Apakah Dia Harus Bertakbiratul Ihram dan Takbir Rukuk?

MENDAPATI IMAM SEDANG RUKUโ€™, APAKAH HARUS BERTAKBIRATUL IHRAM DAN TAKBIR RUKUโ€™

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Sebagian orang yang hendak shalat mendapati imam dalam keadaan imam sedang rukuโ€™?

Jawaban: Apabila seorang itu masbuk ketika shalat sementara imam tengah rukuโ€™, maka ia harus bertakbiratul ihram dalam keadaan berdiri. Kemudian takbir rukuโ€™, bila ia mau maka boleh bertakbir dan bila enggan, maka boleh tidak bertakbir. Takbir rukuโ€™ pada kondisi seperti ini hukumnya menjadi mustahab. Demikian yang dijelaskan oleh para โ€˜ulama rahimahumullah.

Sumber: Silsilatu Liqaโ€™atil Babil Maftuh > Liqaโ€™atul babil maftuh (1)

Alih Bahasa : Syabab Forum Salafy
โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”
ู…ู† ุฃุฏุฑูƒ ุงู„ุฅู…ุงู… ุฑุงูƒุนุงู‹ ูู‡ู„ ูŠู„ุฒู…ู‡ ุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฅุญุฑุงู… ูˆุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฑูƒูˆุน ุŸ

ุงู„ุณุคุงู„: ุจุนุถ ุงู„ู…ุตู„ูŠู† ูŠุฏุฑูƒ ุงู„ุฅู…ุงู… ูˆู‡ูˆ ุฑุงูƒุน.

ุงู„ุฌูˆุงุจ: ุฅุฐุง ุฏุฎู„ ุงู„ู…ุณุจูˆู‚ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุฅู…ุงู… ุฑุงูƒุน ูŠู„ุฒู…ู‡ ุฃู† ูŠูƒุจุฑ ุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฅุญุฑุงู… ูˆู‡ูˆ ู‚ุงุฆู…. ุซู… ุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฑูƒูˆุน ุฅู† ุดุงุก ูƒุจุฑ ูˆุฅู† ุดุงุก ู„ู… ูŠูƒุจุฑ. ุชูƒูˆู† ุชูƒุจูŠุฑุฉ ุงู„ุฑูƒูˆุน ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุญุงู„ ู…ุณุชุญุจุฉ. ู‡ูƒุฐุง ู‚ุงู„ ุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ุฑุญู…ู‡ู… ุงู„ู„ู‡.

ุงู„ู…ุตุฏุฑ: ุณู„ุณู„ุฉ ู„ู‚ุงุกุงุช ุงู„ุจุงุจ ุงู„ู…ูุชูˆุญ > ู„ู‚ุงุก ุงู„ุจุงุจ ุงู„ู…ูุชูˆุญ [1]

sumber:http://forumsalafy.net/mendapati-imam-sedang-ruku-apakah-harus-bertakbiratul-ihram-dan-takbir-ruku/

Keadaan Musafir yang Tertinggal Salat Jumat

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Pertanyaan:
Seorang musafir mendatangi salat Jumat di suatu masjid, dan mendapati jamaah salat pada tasyahud akhir, apakah dia salat 4 rakaat atau salat dengan salatnya mereka (yakni salat Jumat, pent.)?

Jawab:
Seorang musafir tidak diwajibkan mengerjakan salat Zuhur melainkan dengan diqashar. Apabila ia mendapati shalat jamaโ€™ah kurang dari 1 rakaat, wajib baginya mengerjakan shalat Zuhur, dan shalat Dzuhur baginya adalah dengan diqashar 2 rakaat saja, karena dia bukanlah seorang yang mukim tetapi seorang musafir. Adapun apabila dia mendapati salat jamaah 1 rakaat, dia menambah 1 rakaat dan teranggap baginya sebagai salat Jumat.

Sumber:
Majmuโ€™ Fatawa wa Rasa-il asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin 16/61
Alih bahasa: Abdulaziz Bantul
Maโ€™had Ibnul Qoyyim, Balikpapan
::http://www.thalabilmusyari.web.id/2015/01/musafir-yang-tertinggal-shalat-jumat.html