[IBROH] KISAH ASHABUL UKHDUD

Kisah Ashabul Ukhdud adalah kisah yang haq dari lisan Rasulullah-shalallahu ‘alaihi wa sallam- dalam riwayat Muslim -rahimahullah-. Bukan dongeng atau khurafat yang diucapkan oleh para juru kunci tempat-tempat keramat.
Kisah yang juga disingung dalam Al-Qur’an ini menunjukkan ketabahan orang-orang yang beriman di masa pemerintahan thoghut yang dhalim. Sungguh kisah mereka sangat mengagumkan dan banyak pelajaran yang bisa kita ambil daripadanya. Bahkan diantara keistimewaan orang-orang beriman tersebut adalah dengan diabadikannya kisah mereka dalam Al-Qur’an.
Kisah tersebut sebagai berikut:
Diriwayatkan dalam Shahih Muslim (nomer hadits 3005) dari Shahabat Shuhaib bin Sinan -radhiyallahu ‘anhu-; bahwasanya Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda :
“Pada zaman dahulu sebelum kalian, hidup seorang raja yang memiliki tukang sihir. […]

Benarkah Maulid Nabi Adalah Amalan Yang Baik & Disyariatkan?

Maulidur Rasul Amalan Yang Baik & Disyariatkan?

💎 Al-Imam asy-Syafi’i رحمه الله berkata, “Barangsiapa yang menganggap baiknya suatu amalan (tanpa dalil), bererti ia telah membuat syari’at.” (Al-Muhalla fi Jam’il Jawaami’ 2/395)

📖 Allah berfirman (ertinya), “Jika kalian berselisih dalam suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah (iaini Al-Qur’an) dan RasulNya (iaini As-Sunnah), jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari kiamat.” (An-Nisaa’: 59)

📕 Nabi ﷺ berfirman, “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi kecuali wajib baginya untuk menunjukkan kepada umatnya segala kebaikkan yang diketahuinya, dan memperingatkan mereka dari kejelekkan yang diketahuinya.” (HR Muslim) […]

Ittiba’ Kepada Rasululah -shallallahu’alaihi wa sallam- (II)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

MENERIMA KEPUTUSAN HUKUM NABI -shallallahu’alaihi wa sallam-

Termasuk taat kepada Rasulullah -shallallahu’alaihi wa sallam- adalah menerima keputusan-keputusan hukum Rasulullah -shallallahu’alaihi wa sallam- dengan lapang dada, tidak ada rasa berat apalagi menolak. Allah berfirman :

Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya”.(An-Nisa’:65)

Dalam ayat diatas Allah bersumpah dengan namanya bahwa seseorang tidak dikatakan beriman hingga dia menjadikan Rasulullah sebagai hakim yang memutuskan keputusan-keputusan hukum diantara mereka, kemudian menerimanya sepenuh hati.

Allah juga berfirman: […]

Pelajaran dari Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman

Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Allah ‘azza wa jalla, niscaya Allah ‘azza wa jalla akan memberinya ganti dengan yang lebih baik.”

Inilah satu pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah ini. Ketika Nabi Sulaiman ‘alaihissalam membunuh kuda-kudanya karena telah membuat lalai dari berzikir kepada Allah ‘azza wa jalla, Allah ‘azza wa jalla menggantinya dengan ditundukkannya angin dan setan bagi beliau.

Di antara pelajaran penting yang dapat diambil:

[…]

Ittiba’ Kepada Rasululah -shallallahu’alaihi wa sallam- (I)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

ANTARA TAAT DAN KEPERCAYAAN

Masalah ketaatan tidak lepas dari keimanan dan kepercayaan. Siapa yang beriman dan percaya bahwa Nabi Muhammad -shallallahu’alaihi wa sallam- adalah seorang Rasul yang diutus oleh Allah, pasti ia akan mentaati perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya. Karena memang diutusnya Rasul adalah untuk ditaati.

Dan kami tidak mengutus seseorang rasul, melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah”.(An-Nisaa’:64)

Maka orang yang tidak mau mentaatinya berarti ia belum mengakui bahwa Nabi Muhammad -shallallahu’alaihi wa sallam- adalah utusan Allah.

Dalam Al-Qur’an pun tidak sedikit ayat yang memerintahkan untuk taat kepada Rasulullah -shallallahu’alaihi wa sallam-. Diantaranya firman Allah -Ta’ala- […]

Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman (II)

Sedangkan kepada Nabi Sulaiman bin Dawud ‘alaihissalam, Allah subhanahu wa ta’ala telah memberinya nubuwah (kenabian), mewarisi ilmu, nubuwah dan kerajaan ayahnya. Bahkan Allah subhanahu wa ta’ala memberikan tambahan baginya kerajaan yang besar yang belum pernah dimiliki siapa pun sebelum ataupun sesudahnya.

Allah subhanahu wa ta’ala menundukkan kepadanya angin yang berembus menurut ke mana saja beliau kehendaki, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan di waktu sore juga sama dengan perjalanan sebulan. Juga para jin dan setan serta Ifrit, yang mengerjakan untuknya pekerjaan besar menurut keinginannya. Mereka membuat untuk Nabi Sulaiman ‘alaihissalam gedung-gedung tinggi, patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang (tetap di atas tungku). Mereka datang dan pergi kemanapun sesuai kehendaknya. […]

Kisah Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman (I)

Pernahkah kita berpikir, hewan-hewan yang ada di sekitar kita mengenal Allah ‘azza wa jalla dan suka memuji kepada-Nya? Dari kisah Nabi Sulaiman ‘alaihissalam ini, kita ketahui bahwa ternyata hewan juga mengenal Allah ‘azza wa jalla sebagai Rabbnya dan mereka suka bertasbih kepada-Nya. Yaitu dari kejadian burung Hud Hud yang melihat peribadatan Ratu Saba’ dan rakyatnya, yang tidak ditujukan kepada Allah ‘azza wa jalla, tetapi menyembah matahari.

Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman ‘alaihimassalam adalah nabi-nabi utama dari kalangan Bani Israil. Allah ‘azza wa jalla himpunkan bagi keduanya nubuwwah (kenabian) dan hikmah serta kerajaan yang besar dan kuat.

Nabi Dawud ‘alaihissalam sebelumnya adalah seorang prajurit dalam pasukan Thalut yang telah dipilih oleh salah seorang Nabi dari Bani Israil sebagai raja mereka. Thalut dipilih karena keberanian, kekuatan serta luasnya ilmu pengetahuan tentang pemerintahan dan siasat perang. […]

Kisah Nabi Yunus

Dalam berdakwah kepada kaumnya, Nabi Yunus ‘alahissalam menghadapi penentangan yang demikian keras. Sekian lama beliau berdakwah namun tidak juga membawa hasil. Keadaan ini membuat Nabi Yunus ‘alahissalam marah dan meninggalkan kaumnya. Allah subhanahu wa ta’ala pun menegurnya. Bagaimana akhir dari dakwah Nabi Yunus ‘alahissalam? 

[…]

[AUDIO] Syarah Aqidah Thohawiyah

📤 DOWNLOAD MP3 kajian Kitab Syarah Aqidah Thohawiyah

🎙Pemateri al-Ustadz Muhammad ‘Umar as Sewed -hafizhahullah-

🕰Kajian ini dilaksanakan setiap hari Ahad jam 11.00 s.d selesai

🕌Tempat Kajian : Masjid Abu Bakar ash Shiddiq, Kompleks Ma’had Dhiyaus Sunnah. Jl. Elang Raya – Dukuh Semar Gg. Putat RT 06/RW 03, Kel. Kecapi, Kec. Harjamukti. 45142

🗺 Peta Google : http://goo.gl/maps/7n7jl

📚 Download kitab Kitab Kitab Syarah Aqidah Thohawiyah pdfnya disini.

(Kitab yang ada pada link ini mungkin berbeda dengan kitab yang dipakai oleh Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah- saat pembahasan, tapi inti pembahasan dan matannya sama in syaa Allah)

[…]

Percaya Kepada Rasulullah -shallallhu’alaihi wa sallam-

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Pernah dibahas pada edisi ke 22 bahwa konsekuensi keimanan dengan kerasulan Nabi Muhammad -shallallhu’alaihi wa sallam- adalah mempercayainya, menatatinya, mencintainya, memuliakannya, mengutamakannya dan membelanya. Walaupun telah disinggung secara ringkas pada edisi tersebut namun perlu kiranya untuk merincikannya satu-persatu;

MEMPERCAYAINYA
Mengimani kerasulan Nabi Muhammad -shallallahu’alaihi wa sallam- adalah mempercayai bahwa beliau benar-benar utusan Allah yang diutus untuk menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia. Maka konsekuensinya adalah mempercayai semua apa yang disampaikan karena semuanya adalah dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala-. Allah berfirman : […]