Rekaman Audio Hari Kedua Kajian Umum Ilmiah Ahlus Sunnah wal Jamaah Asy-Syariah ke-14 di Jakarta Islamic Centre (JIC)

💽 Audio Rekaman 💽KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH KE-14 🕌 JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), KOJA, JAKARTA UTARA

Tema :  “Stabilitas Bangsa Dan Negara Tanggung Jawab Bersama”

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Hari kedua :

2️⃣📅 Ahad, 30 Juli 2017/06 Dzulqa’dah 1438H

Sesi 5 :

🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Ghalib Al ‘Umari Hafizahullah

Penerjemah : Ustadz Qomar Suaidi,Lc Hafizahullah

📝 Mewujudkan Keluarga Bahagia

🔄 Link Kajian : http://bit.ly/2eY41WP

Sesi 6 :

» Read more

AUDIO REKAMAN HARI PERTAMA KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH KE-14, JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), KOJA, JAKARTA UTARA

💽 Audio Rekaman 💽

KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH KE-14

🕌 JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), KOJA, JAKARTA UTARA

Tema : “Stabilitas Bangsa Dan Negara Tanggung Jawab Bersama”

➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Hari Pertama :
1️ 📅 Sabtu, 29 Juli 2017/05 Dzulqa’dah 1438H

Pembukaan Acara : http://bit.ly/2vS2RA4
(Ustadz Abu Ubaidah Abdurrahman Setu)

Sesi 1️ :
🎙 Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhafiri Hafizahullah
Penterjemah : Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi,Lc Hafizahullah
📝 Stabilitas dan Keamanan Negara Adalah Sebuah Nikmat
🔄 Link Kajian : http://bit.ly/2eW3lBa

Sesi 2️ : » Read more

AUDIO REKAMAN TABLIGH AKBAR AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH 1438 H/ 2017 BANTUL YOGYAKARTA

💽 AUDIO REKAMAN 💽
________

📌 TABLIGH AKBAR AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH 1438 H/ 2017 BANTUL YOGYAKARTA

➖➖➖➖➖➖➖➖

“STABILITAS BANGSA & NEGARA TANGGUNG JAWAB BERSAMA”

📅 5 Dzulqa’dah 1438 H / 29 Juli 2017

🕌 Masjid Agung Manunggal Bantul Yogyakarta

🎙 bersama : » Read more

JADWAL KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH KE-14, JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC)

✍🏼✅📔 JADWAL KAJIAN UMUM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH KE-14
🕌 JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), KOJA, JAKARTA UTARA

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
1️⃣📅 Sabtu, 29 Juli 2017/05 Dzulqa’dah 1438H

🕔 Ba’da shubuh : Himbauan dan Pembacaan Tata Tertib Peserta

🕗 Pukul 08.00 – 09.30 : Sesi 1
🎙 Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhafiri
📝 Sesi 1: Stabilitas dan Keamanan Negara Adalah Sebuah Nikmat

🕙 Pukul 10.00 – 11.30 : Sesi 2
🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Ghalib Al ‘Umari
📝 Sesi 2 : Hak Pemerintah yang Wajib Ditunaikan Oleh Rakyat » Read more

KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH “ASY-SYARI’AH” KE-14

🕌⛱ Pengumuman Resmi KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH “ASY-SYARI’AH” KE-14 TAHUN 1438 H / 2017 M
~~~~~~~~

بسم الله الرحمن الرحيم

🌅 Insya Allah akan segera hadir kembali, Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah wal Jamaah yang ke-14 tahun 1438 H /2017 M, dengan tema:

🌏🗺 “STABILITAS BANGSA & NEGARA TANGGUNG JAWAB BERSAMA”

Bersama para masyayikh Ahlus Sunnah wal Jamaah dari Timur Tengah: » Read more

BERSAHUR DAN BERIFTHAR (BERBUKA) MENURUT TUNTUNAN RASULULLAH

Sahur dan buka puasa merupakan dua amalan yang cukup berarti dalam ibadah puasa seseorang. Ia tidak hanya sekedar makan dan minum, namun ia justru sebagai ibadah yang membedakan antara kita kaum muslimin dengan Ahlul Kitab (Yahudi dan Nashoro). Sebagaimana yang diriwayatkan oleh shahabat Amr bin Ash bahwa Rosulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-  bersabda :
فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ
“Pembeda antara shaumnya kita dengan shaumnya Ahlul Kitab (adalah) adanya makan sahur.” (H.R Muslim)
Dan juga hadits yang diriwayatkan oleh Shahabat Abu Hurairah bahwa Rosulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda :
لَا يَزَالُ الدِّينُ ظَاهِرًا مَا عَجَّلَ النَّاسُ الْفِطْرَ لِأَنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى يُؤَخِّرُونَ
“Akan terus Islam ini jaya selama kaum muslimin masih menyegerakan berbuka (ifthor), karena sesungguhnya kaum Yahudi dan Nashoro selalu menundanya.” (H.R. Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Al-Hakim. Dihasankan oleh Asy Syaikh Al-Albani dalam Shohih Sunan Abi Dawud no. 2353 dan Shohih Targhib no. 1075) » Read more

Kisah Nabi Musa dan Nabi Harun

Ilustrasi keranjang bayi

Siapakah yang mampu menolak ketetapan Allah ketika Ia menakdirkan lahirnya seorang nabi yang kemudian dibesarkan di lingkungan musuh besarnya. Dialah Musa ‘alaihissalam, nabi yang sempat mengenyam asuhan dari istri sang angkara murka, Fir’aun. Kisahnya yang agung banyak menghiasi lembar al-Qur’an serta memberikan banyak pelajaran berharga bagi umat nabi lain di kemudian hari.

Allah subhanahu wa ta’ala memaparkan kisah Nabi Musa bin ‘Imran dan saudaranya Harun ‘alaihimassalam demikian panjang. Allah menceritakan sejarah mereka pada beberapa tempat dalam al-Qur’an dengan uslub atau gaya bahasa yang berbeda-beda, kadang dengan ringkas dan kadang meluas sesuai dengan keadaannya. Tidak ada kisah yang lebih besar dalam al-Qur’an selain kisah Nabi Musa ‘alaihissalam. Karena beliau betul-betul berupaya memperbaiki Fira’un dan tentara-tentaranya, juga terhadap Bani Israil dengan upaya yang demikian hebat.

Musa ‘alaihissalam adalah nabi yang paling utama di kalangan bani Israil, begitu pula syariat serta kitabnya, Taurat. Beliau ‘alaihissalam adalah sumber rujukan para nabi bani Israil dan para ulama mereka. Pengikut beliau termasuk umat terbanyak di samping umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alahi wa sallam.
» Read more

Keutamaan Tarawih

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed –hafidzahullah

Shalat tarawih sangat dianjurkan oleh Rasulullah –Shallallahu ‘alaihi wa sallam-walaupun beliau tidak mewajibkannya.  Diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah –Shallallahu ‘alaihi wa sallam– bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa siapa yang menegakkan qiyamur ramadhan dengan keimanan dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Disyariatkan qiyamur ramadlan atau shalat tarawih secara berjama’ah, maka inilah yang lebih utama daripada shalat tarawih sendirian.
Diriwayatkan dari Abu Dzar bahwa dia berkata:
“Kami berpuasa bersama Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada bulan Ramadhan, maka beliau tidak menegakkan qiyamul lail bersama kami hingga tersisa tujuh hari.  Kemudian menegakkan qiyamul lail bersama kami ketika sudah tersisa sepertiga malam terakhir. Kemudian ketika tersisa enam hari, beliau tidak menegakkan qiyamul lail bersama kami. Kemudian ketika tersisa lima hari, beliau menegakkan qiyamul lail bersama kami, hingga lewat pertengahan malam.  Kemudian aku (Abu Dzar) berkata: “Wahai Rasulullah, alangkah baiknya sekiranya engkau menambahi shalat sunnah pada sisa malam ini untuk kami!.” Maka Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
“Sesungguhnya seseorang jika shalat bersama imam  hingga selesai, maka dicatat baginya sebagai shalat seluruh malam”. » Read more

Berpuasa dan berhari raya bersama Kaum Muslimin

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Dari Abu Hurairah -radhiallahu ‘anhu- bahwasanya Nabi  -shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda :
الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالْأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ
Puasa itu adalah hari ketika kalian seluruhnya berpuasa, Idul Fitri adalah hari di mana  kalian berbuka dan Idul Adha adalah hari ketika kalian menyembelih kurban”. (HR. Tirmidzi, dengan Tuhfatul Ahwadzi, 2/37)
Hadits tersebut dikeluarkan oleh Imam At- Tirmidzi dari Ishaq bin Ja’far bin Muhammad, dia berkata: “Menyampaikan kepadaku Abdullah bin Ja’far dari Utsman bin Muhammad dari Abi Hurairah  -radhiallahu ‘anhu-”.
Imam At-Tirmidzi mengomentari hadits ini dengan ucapan: “Hadits hasan gharib.”
Asy-Syaikh al-Albani berkata : “Saya katakan bahwa sanad hadits ini bagus, para perawinya semua tsiqah (terpercaya). Hanya pada Utsman bin Muhammad yaitu Ibnul Mughirah bin Akhnas ada pembicaraan sedikit tentangnya. Berkata al-Hafidh dalam at-Taqrib: Jujur, namun kadang keliru”. (Silsilah al-Ahaadits ash-Shahihah, hadits no. 224, hal. 440)
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Baihaqi, Ibnu Majah, Ad Daruquthni dan Abu Dawud, dari jalan-jalan yang lain.
Selain itu ada pula hadits mauquf yang semakna dengan ini dari Aisyah dikeluarkan oleh al-Baihaqi dari jalan Abu Hanifah, Ia berkata : » Read more

Al-Qur’an adalah Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- (II)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Diriwayatkan dalam Tafsir Ibnu Katsir riwayat tentang seorang tokoh musyrikin yang ahli dalam bidang syair dan bahasa Arab yaitu Walid ibnu Mughirah Al- Makhzumi ia pernah mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an, ketika dibacakan ia terkagum-kagum dan berkata: “Duhai sangat menakjubkan apa yang telah dibaca oleh Ibnu Abi Kabsah (yang dimaksud Ibnu Abi Kabsah adalah Rasulullah  -shalallahu’alaihi wa sallam-, namun dia menyebutkan dengan anak tukang kambing untuk menghinakannya – semoga Allah melaknat Walid ibnu Mughirah-) kemudian Walid melanjutkan: “Sungguh demi Allah ini bukan syair, bukan sihir, bukan pula igauan orang gila, sesungguhnya ucapan itu betul-betul dari ucapan Allah”.
Ketika orang-orang Quraisy mendengar pujian Walid terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, maka merekapun berkumpul dan bermusyawarah, bagaimana menghalangi Walid agar jangan masuk Islam. Maka berkata Abu Jahl :“Biar aku yang mengurusinya “.
Maka berangkatlah Abu Jahl kerumahnya kemudian berkatalah Abu Jahl (A) Kepada Walid (W);
A :“Wahai pamanku sesungguhnya kaummu sedang mengumpulkan harta untukmu!”
W :“Mengapa? bukankah aku orang yang paling kaya dan banyak keturunannya di negeri ini ?”

» Read more

1 2 3 6