5 Ancaman Bagi Anak Yang Durhaka Kepada Orang Tua

BAHAYA BESAR YANG MENGINTAI PERBUATAN DURHAKA PADA ORANGTUA

1. DITEMPATKAN OLEH RASULULLAH shallallahu โ€˜alaihi wa sallam SETELAH DOSA SYIRIK

๐Ÿ—’ Dari Ibnu Amr radhiyallahu โ€˜anhuma, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ุงู„ู’ูƒูŽุจูŽุงุฆูุฑู : ุงู„ู’ุฅูุดู’ุฑูŽุงูƒู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุนูู‚ููˆู‚ู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู

โ€œDosa-dosa besar adalah: menyekutukan Allah dan durhaka pada orangtua.. โ€ (HR. Al Bukhari: 6675)

2. ANAK YANG DURHAKA AKAN DISEGERAKAN AZABNYA DI DUNIA SEBELUM NANTI JUGA DIAZAB DI AKHIRAT

๐Ÿ—’ Dari Anas bin Malik radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ุจูŽุงุจูŽุงูู† ู…ูุนูŽุฌู‘ูŽู„ูŽุงู†ู ุนู‚ููˆู’ุจูŽุชูู‡ูู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุงุ› ุงูŽู„ู’ุจูŽุบู’ูŠู ูˆูŽุงู„ู’ุนูู‚ููˆู’ู‚ู

โ€œDua pintu dosa yang Allah segerakan hukuman pada para pelakunya di dunia, yaitu dosa zalim dan durhaka.โ€ (Hadits Shahih HR. Al Hakim : 7430, Al Bukhari dalam Al Adab Al Mufrad; 895)

3. TERMASUK KEDURHAKAAN IALAH MEMUTUS KOMUNIKASI DENGAN MEREKA

๐Ÿ—’ Dari Abu Bakrah Nufaiโ€™ bin Al Harits radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฐูŽู†ู’ุจู ุฃูŽุฌู’ุฏูŽุฑู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุนูŽุฌู‘ูู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ู„ูุตูŽุงุญูุจูู‡ู ุงู„ู’ุนูู‚ููˆุจูŽุฉูŽ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุงุŒ ู…ูŽุนูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽุฏู‘ูŽุฎูุฑู ู„ูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุ› ู…ูุซู’ู„ู ุงู„ู’ุจูŽุบู’ูŠู ูˆูŽู‚ูŽุทููŠุนูŽุฉู ุงู„ุฑู‘ูŽุญูู…ู

โ€œTak ada dosa yang lebih pantas untuk Allah segerakan azabnya di dunia di samping siksa akhirat yang menanti, melebihi dosa kezaliman dan memutus hubungan kerabat.โ€ (Hadits Shahih, HR. Abu Dawud: 4902 dan At-Tirmidzi: 2511) […]

[FOTO] Ini Salah dan Dosa Siapa?

ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู…ูุตููŠุจูŽุฉู ููŽุจูู…ูŽุง ูƒูŽุณูŽุจูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ุฏููŠูƒูู…ู’

Musibah apa saja yang menimpa kalian adalah akibat perbuatan tangan (dosa-dosa) kalian, dan Allah memaafkan sekian banyak dosa-dosa yang lainnya. (Q.S. Asy-Syura: 30)

 

INI SALAH DAN DOSA SIAPA

#ini #salah #dosa #siapa

Join Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

๐ŸŒŒ๐ŸŒ…๐ŸŒ ๐ŸŽ‡โ˜„๏ธ DAHSYATNYA PENGARUH DOSA

๐ŸŒŒ๐ŸŒ…๐ŸŒ ๐ŸŽ‡โ˜„๏ธ DAHSYATNYA PENGARUH DOSA

โœ๏ธ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

โœ… “Dosa-dosa akan melupakan hamba dari bagiannya berupa perdagangan yang menguntungkan ini dan sebaliknya, akan menjadikannya tersibukkan dengan berbagai sebab perdagangan yang merugikan. Cukuplah hal itu sebagai hukuman baginya. Allah adalah satu-satunya tempat meminta pertolongan.”

๐Ÿ“š Ad-Da’ wad Dawa’ (164)

โ€ุงู„ุฐู†ูˆุจ ุชูู†ุณูŠ ุงู„ุนุจุฏ ุญุธู‘ู‡ ู…ู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ุชุฌุงุฑุฉ ุงู„ุฑุงุจุญุฉ ุŒ ูˆุชุดุบู„ู‡ ุจุฃุณุจุงุจ ุงู„ุชุฌุงุฑุฉ ุงู„ุฎุงุณุฑุฉ ุŒ ูˆูƒูู‰ ุจุฐู„ูƒ ุนู‚ูˆุจุฉู‹ ุŒ ูˆุงู„ู„ู‡ ุงู„ู…ุณุชุนุงู† .
๐Ÿ“˜ ุงู„ุฏุงุก ูˆุงู„ุฏูˆุงุก [ูกูฆูค]

โž–โž–โž–

๐ŸŒŽ WhatsApp Salafy Cirebon
โฏ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

๐Ÿ“ณ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

โ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธโ—ป๏ธ

SALAFY CIREBON ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
CHANNEL RESMI MA’HAD DHIYA’US SUNNAH CIREBON

Tato Tubuh Dan Hukumnya Dalam Islam

Tato di tubuh bagian manapun hukumnya haram. Berdasarkan dalil-dalil berikut ini, firman Allah: โ€œDan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.โ€ (An-Nisa`: 119)

Makna mengubah ciptaan Allah, menurut seorang tabiโ€™in Al-Hasan Al-Bashri adalah dengan mentato. (Lihat Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, 4/285, Tafsir Ibnu Katsir, 1/569)

Dalam hadits Nabi: Dari Abdullah (bin Masโ€™ud) beliau mengatakan: โ€œAllah melaknati perempuan-perempuan yang mentato dan yang minta ditato, yang mencabut/mencukur rambut (alis), dan yang mengikir giginya untuk memperindah. Perempuan-perempuan yang mengubah ciptaan Allah.โ€

Abdullah mengatakan: โ€œMengapa aku tidak melaknati orang yang dilaknati Nabi sementara hal itu juga ada dalam Kitabullah: โ€˜Dan apa yang Rasul bawa untuk kalian maka terimalah.โ€™ (Al-Hasyr: 7).โ€ (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5931. Lihat takhrij-nya dalam kitab Adabuz Zifaf hal. 203 dan Ash-Shahihah no. 2792 karya Al-Albani)

Dari Abu Hurairah dari Nabi n beliau bersabda: โ€œAllah melaknati wanita yang menyambung rambutnya, dan yang meminta untuk disambungkan, wanita yang mentato dan meminta ditatokan.โ€ (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5933 dan dari sahabat Ibnu โ€˜Umar no. 5937)

Berikut ini fatwa para ulama dalam masalah ini:

Fatwa Al-Lajnah Ad-Da`imah
Tanya:
Ibuku mengatakan bahwa semasa jahiliahnya sebelum tersebarluasnya ilmu, ia membuat garis di rahang bagian bawahnya. Bukan tato yang sempurna memang, akan tetapi ia membuatnya dalam keadaan tidak tahu apakah itu haram atau halal. Namun kini dia mendengar bahwa seorang wanita yang mentato itu terlaknat. Beri kami fatwa semoga Allah membalasi anda semua dengan kebaikan.

Jawab:
Segala puji milik Allah satu-satu-Nya sesembahan, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah n, keluarga, dan para sahabatnya. Wa baโ€™du.

Tato itu dilarang, di bagian badan manapun, baik tato yang sempurna ataupun belum. Yang wajib dilakukan oleh ibu anda adalah menghilangkan tato tersebut jika tidak menimbulkan mudarat, dan bertaubat serta meminta ampun dari apa yang telah terjadi di masa lalu.

[Panitia tetap untuk pembahasan Ilmiyah dan Fatwa Saudi Arabia. Yang bertandatangan: Ketua: Abdulโ€ฏโ€˜Aziz bin Abdullah bin Baz. Wakil: Abdurrazzaq Afifi. Anggota: Abdullah Ghudayyan]

Fatwa Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Beliau mengatakan dalam salah satu suratnya kepada peminta fatwa: โ€œSaya beritahukan kepada anda bahwa beliau (Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam) melaknati wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta untuk disambungkan, wanita yang mentato dan meminta ditatokan.

Bila dilakukan oleh seorang muslim saat dia tidak tahu hukum haramnya, atau ditato semasa dia kecil maka ia harus menghilangkannya setelah mengetahui keharamannya. Namun bila terdapat kesulitan atau mudarat dalam menghilangkannya, cukup baginya untuk bertaubat dan memohon ampun. Dan tidak mengapa yang masih ada dari tatonya di tubuhnyaโ€ฆโ€ [Fatwa ini diterbitkan dari kantor beliau dengan nomor 2/218 pada tanggal 26/1/1409 H]

Fatwa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan
Tanya:
Apa hukum mentato wajah dan dua tangan? Ini adalah adat kebiasaan yang ada di masyarakat kami. Dan apa yang mesti dilakukan pada seseorang yang dibuatkan tato tersebut semasa kecilnya?

Jawab:
โ€œTato adalah haram dan merupakan salah satu dosa besar, karena Rasulullah n melaknat Al-Wasyimah (yang mentato) dan Al-Mustausyimah (yang minta orang lain untuk mentatokan tubuhnya). Semuanya terlaknat melalui lisan Rasulullah. Dengan demikian, tato itu haram dalam Islam dan merupakan salah satu dosa besar.

Hal itu juga termasuk mengubah ciptaan Allah yang telah dijanjikan oleh setan di mana ia akan memerintahkan kepada orang yang menjawab seruannya dari kalangan bani Adam, sebagaimana firman Allah Subhanahu wata’ala: โ€œDan aku pasti akan memerintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah.โ€ (An-Nisa`: 119)

Maka tato adalah perkara yang tidak boleh dilakukan, tidak boleh didiamkan, dan wajib dilarang. Juga diperingatkan darinya serta diterangkan bahwa itu adalah salah satu dosa besar.

Dan orang yang dibuatkan tato, kalau itu dengan kemauannya dan dengan sukarela, maka ia berdosa dan wajib baginya untuk bertobat kepada Allah Subhanahu wata’ala dan agar menghilangkan tatonya bila mampu. Adapun bila itu dibuatkan tanpa melakukannya sendiri dan tanpa ridhanya, seperti jika dilakukan atasnya semasa kecil, saat belum paham, maka dosanya atas yang melakukannya. Namun bila memungkinkan untuk dihilangkan, dia wajib menghilangkannya. Tapi jika tidak mungkin maka ia dapat udzur dalam keadaan semacam ini.โ€ (dinukil dari kumpulan fatwa beliau, Al-Muntaqa hal. 249)

Fatwa Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-โ€˜Abbad
Beliau mengatakan: โ€œTato itu haram dan bertambah keharamannya ketika seseorang menggambar sesuatu yang haram seperti hewan-hewan. Barangsiapa melakukannya lalu tahu hukumnya hendaknya beristighfar kepada Allah Subhanahu wata’ala. Dan jika bisa menghilangkannya tanpa menimbulkan mudarat maka semestinya itu dihilangkan.โ€ [Pelajaran Sunan Abi Dawud Kitab Az-Zinah, Bab Laโ€™nul wasyimah wal mustausyimah, 8/572]

Pendapat Al-Imam An-Nawawi
Beliau rahimahullah mengatakan: โ€œโ€ฆKalau mungkin dihilangkan dengan pengobatan maka wajib dihilangkan. Jika tidak memungkinkan kecuali dengan melukainya di mana dengan itu khawatir berisiko kehilangan anggota badannya, atau kehilangan manfaat dari anggota badan itu, atau sesuatu yang parah terjadi pada anggota badan yang tampak itu, maka tidak wajib menghilangkannya. Dan jikalau bertaubat ia tidak berdosa. Tapi kalau ia tidak mengkhawatirkan sesuatu yang tersebut tadi atau sejenisnya maka ia harus menghilangkannya. Dan ia dianggap bermaksiat dengan menundanya. Sama saja dalam hal ini semua, baik laki-laki maupun wanita.โ€ (Syarh Shahih Muslim, 14/332. Dinukil pula ucapan ini dan disetujui dalam kitab โ€˜Aunul Maโ€™bud, 11/225, dan Nailul Authar, 6/228)

Pendapat Ibnu Hajar
Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan: โ€œMembuat tato haram berdasarkan adanya laknat dalam hadits pada bab ini, โ€ฆ maka wajib menghilangkannya jika memungkinkan walaupun dengan melukainya. Kecuali jika takut binasa, (tertimpa) sesuatu, atau kehilangan manfaat dari anggota badannya maka boleh membiarkannya dan cukup dengan bertaubat untuk menggugurkan dosa. Dan dalam hal ini sama saja antara laki-laki dan wanita.โ€ (Fathul Bari,10/372)

Sumber: http://asysyariah.com/hukum-tato/
Penerjemah: Al-Ustadz Qomar ZA hafidzahullah