๐Ÿ“๐Ÿฝ๐Ÿ–ฅ๐Ÿ”ฅ Renungan Untuk Para Suami yang Sibuk Mencari Nafkah

๐Ÿ“๐Ÿ’ฐHENDAKLAH ENGKAU NIATKAN UNTUK MENDAPAT PAHALA DI SISI ALLAH

โ–ซDari Ka’b bin ‘Ujrah radhiyallahu ‘anhu berkata :

“๐Ÿ›กAda seorang melewati Nabi ๏ทบ dan para sahabatnya, mereka melihat kesabaran dan kesemangatannya, kemudian berkata para sahabat kepada Nabi ๏ทบ :

๐Ÿ—‚”Wahai Rasulullah ๏ทบ kalau seandainya ini (kesemangatan laki-laki) di jalan Allah ta’ ala -yaitu dalam jihad-.

โ–ซMaka Rasulullah ๏ทบ menjawab :

“ุฅู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ูŠูŽุณู’ุนูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽู„ูŽุฏูู‡ู ุตูุบูŽุงุฑู‹ุงุŒ ููŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูุŒ

๐Ÿ“Apabila dia keluar untuk berusaha (mencari penghasilan) karena anaknya yang masih kecil, maka itu adalah di jalan Alloh ta’ala.

{ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ูŠูŽุณู’ุนูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุจูŽูˆูŽูŠู’ู†ู ุดูŽูŠู’ุฎูŽูŠู’ู†ู ูƒูŽุจููŠุฑูŽูŠู’ู†ู ููŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู}

๐Ÿ“Apabila dia keluar berusaha (mencari penghasilan) karena kedua orang tuanya yang sudah tua renta, maka itu adalah di jalan Allah ta’ala.

ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ูŠูŽุณู’ุนูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูŠูุนูููู‘ู‡ูŽุง ููŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูุŒ

๐Ÿ“Apabila dia keluar berusaha (mencari penghasilan) untuk dirinya karena sifat ‘iffahnya, maka itu adalah di jalan Allah ta’ ala.

ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ูŠูŽุณู’ุนูŽู‰ ุฑููŠูŽุงุกู‹ ูˆูŽู…ูููŽุงุฎูŽุฑูŽุฉู‹ ููŽู‡ููˆูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู.

๐Ÿ“Apabila dia keluar berusaha (mencari penghasilan) karena dia riya dan berbangga, maka itu di jalan syaithan”.

๐Ÿ“šHR. Ath Thabrani dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam shahihul jami’.

โ–ซRasulullah ๏ทบ bersabda:

(( ุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุฃู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ููŠ ุณูŽุจูŠู„ู ุงู„ู„ู‡ูุŒ ูˆูŽุฏููŠู†ุงุฑ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ูููŠ ุฑูŽู‚ูŽุจูŽุฉูุŒ ูˆูŽุฏููŠู†ุงุฑูŒ ุชูŽุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู’ุชูŽ ุจูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ูƒููŠู†ูุŒ ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุฃู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃู‡ู’ู„ููƒูŽุŒ ุฃุนู’ุธูŽู…ูู‡ูŽุง ุฃุฌู’ุฑู‹ุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃู‡ู’ู„ููƒูŽ))

๐Ÿ’ก”Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk membebaskan budak, dinar yang engkau shadaqahkan untuk orang yang miskin dan dinar yang engkau infakkan untuk keluargamu, maka yang paling besar pahalanya adalah yang engkau infakkan untuk keluargamu.

๐Ÿ“š Shahih Muslim : 995.

โ†ชDidalam hadits ini ada faedah:

๐ŸŽ—”Bahwasanya nafkah yang wajib, lebih besar pahalanya daripada nafkah yang sunnah.”

๐Ÿ’บBerkata syaikhul islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah :

ุทู„ุจู ุงู„ุญู„ุงู„ ุŒ ูˆุงู„ู†ูู‚ุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุนูŠุงู„ ุ› ุจุงุจูŒ ุนุธูŠู… ู„ุง ูŠุนุฏูู„ูู‡ ุดูŠ๏บ€ูŒ ู…ูู† ุฃุนู…ุงู„ ุงู„ุจุฑูู‘ .

๐Ÿ“๐Ÿ’ฐ”Mencari yang halal dan memberikan nafkah kepada keluarga adalah perkara yang agung, yang tidak bisa menandinginya dari amalan kebaikan sedikitpun (dari amalan sunnah)”.

๐Ÿ“šAl Imanul Ausath hal. 609.
========
๐Ÿ”ฐ๐ŸŒ Forum Salafy Purbalingga

โ†—JOIN dengan kami di chanel:
http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga

Turut membagikan

๐ŸŒŽ WhatsApp Salafy Cirebon
โฏ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon

๐Ÿ“ณ Menyajikan artikel dan audio kajian ilimiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.