?Keutamaan Ilmu bagian II?

? SEORANG Ykeutamaan ilmu 2ANG BERILMU AKAN TEGAR MENGHADAPI UJIAN ?
Oleh :
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

โœ” Seorang yang berilmu akan bertawakal kepada Allah, karena dia kenal Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala- dengan nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya. Sehingga mereka berhati tenang dan penuh tawakal kepada Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala-. Mereka tidak takut ancaman para pengancam sebesar apapun, mereka akan tegar istiqomah diatas Tauhid dan Sunnah.

? Sebagaimana firman Allah -Ta’ala-:

ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽู…ูŽุนููˆุงู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุงุฎู’ุดูŽูˆู’ู‡ูู…ู’ ููŽุฒูŽุงุฏูŽู‡ูู…ู’ ุฅููŠู…ูŽุงู†ุงู‹ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุงู’ ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ูˆูŽูƒููŠู„ู

โ€œ(Yaitu) orang-orang (yang menta`ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindungโ€. (Ali โ€˜Imran:173)

โœ” Demikian pula mereka tidak menggubris cercaan orang-orang yang mencerca karena mereka yakin dengan ilmu yang mereka ketahui dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah.

? Sebagaimana firman Allah -Subhanahu wa Taโ€™ala- :

ูŠูŽุงุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆุง ู…ูŽู† ูŠูŽุฑู’ุชูŽุฏู‘ูŽ ู…ูู†ูƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฏููŠู†ูู‡ู ููŽุณูŽูˆู’ููŽ ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ุงู„ู„ู‡ู ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ูŠูุญูุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ููˆู†ูŽู‡ู ุฃูŽุฐูู„ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽุนูุฒู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ ูŠูุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽุฎูŽุงูููˆู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ู…ูŽุฉูŽ ู„ุขูŽุฆูู…ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ูŠูุคู’ุชููŠู‡ู ู…ูŽู† ูŠูŽุดูŽุขุกู ูˆูŽุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ (ุงู„ู…ุงุฆุฏุฉ: 54)

โ€œHai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahuiโ€. ( Al-Maaidah:54)

โŒ Adapun orang-orang yang bodoh tidak berilmu, mereka selalu dalam keraguan. Semua yang mereka ketahui hanyalah โ€œkatanyaโ€ dan โ€œkatanyaโ€, bukan satu kepastian dari Al-Qurโ€™an dan As-Sunnah yang shahihah. Sehingga ujian terendah sekalipun sudah membuat mereka goyah. Cercaan dan makian, cukup membuat mereka gelisah, lebih-lebih lagi ancaman, niscaya mereka akan segera meninggalkan agamanya atau paling sedikit meninggalkan sunnah-sunnah dalam ibadahnya.

โ‰ Maka apakah sama orang-orang yang berilmu dan orang-orang yang tidak berilmu?

? Risalah Dakwah Manhaj Salaf Edisi 33/th.IV 2130 Djulhijjqo’dah 1429 H/28 November 2008 M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.