JANGAN BURU-BURU…IKUTILAH BIMBINGAN ULAMA KIBAR!!!

✍🏼 Ustadz Muhammad Bin Umar As-Sewed  –hafidzohullah

Sepertinya ada beberapa ikhwah yang mempertanyakan potongan ucapan saya. Yaitu ketika ditanya tentang kritikan Syaikh Fawwaz Al Madkhali terhadap Erdogan. Dengan ucapan saya: “…Erdogan bukan penguasa Saudi…”

Kemudian mereka mempertanyakan lazimul qoul (kesimpulan dari sebuah ucapan).

Mereka berkata: “berarti boleh…..” , “berarti begini…” , “berarti begitu….” dst.

Maka saya katakan: […]

Baru Ingat Allah Saat Ditimpa Kesulitan

📕🌷 SEORANG YANG BARU INGAT KEPADA ALLAH SAAT DITIMPA MUSIBAH

Bismillah.. Tanya Ustadz, seseorang selama ini dalam hidupnya banyak lalai. Dia kerjakan yang wajib-wajib, tapi kemungkaran juga dia kerjakan. Lalu tiba saatnya dia mendapat banyak masalah. Saat itu dia sadar dan berusaha menjadi lebih baik,banyak berdoa dan melakukan amalan ketaatan lainnya. Pertanyaannya: Apakah ini tidak menyalahi apa yang Nabi shallallaahu ‘alayhi wa sallam sabdakan:

احفظ الله يحفظك احفظ الله تجده تجاهك

mengingat dia ruju’ kepada Allah di saat mendapat banyak masalah. Sedangkan saat lapang dia tidak memperbanyak ketaatan.

✅ Jawaban :

Jika seseorang senantiasa menjaga Allah saat lapang/senang, maka Allah akan menjaganya di saat dia sangat memerlukan. Sebagaimana hadits yang dikutip pada pertanyaan: […]

(Audio) Rekaman Tabligh Akbar (Dauroh) MENJAGA STABILITAS NKRI DALAM TINJAUAN SYARIAT ISLAM

Pembicara : Al Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed -hafidzahullah-
Materi:
“MENJAGA STABILITAS NKRI DALAM TINJAUAN SYARIAT ISLAM”
Tempat:
MASJID AL-JAMAAH
Jl. Patra Raya-Klayan Cirebon
Waktu:
Ahad, 06 Sya’ban 1439 H/ 22 April 2018 M

Link Download:

[…]

[ TANYA-JAWAB ] JAWABAN DARI SEBUAH PERTANYAAN

✍ Al-Ustadz Muhammad bin ‘Umar As-Sewed -Hafidzahullah

Ada sms yang masuk pada ana dari seseorang :

“Bismillah. Afwan ana……..Ustadz yang kemarin ditegur oleh Ustadz Adnan karena membahas shoafiqah di FB.
Sekarang kalam antum tersebar di facebook dan dibaca oleh banyak manusia, karena yang menyebar menyertakan 29 orang teman, bagaimana seandainya masing masing memiliki 3000-an teman?
Dan bukankah antum juga telah melarang membicarakan Shoafiqah, lantas kenapa ucapan antum berbalik arah dengan yang antum amalkan?
Afwan ustadz, kami telah berdiam diri dari membahas fitnah, namun ikhwan yang berseberangan sangat gencar melecehkan Ulama dalam hal ini Syaikh Muhammad…
Tentunya tidak mereka berbuat demikian kecuali tokoh-tokoh yg mereka ikuti berbuat demikian.
Mohon maaf kalau ada kelancangan dalam ucapan ana.
Barokallahu fiikum
Semoga Allah menjaga Memberikan antum umur yang barokah dan semua kita senantiasa dalam hidayah Allah sampai ajal menjemput.”

Demikian sms nya.

Dari ucapannya terlihat bahwa beliau banyak salah paham. Maka saya merasa perlu untuk meluruskannya.
Maka saya katakan: […]

[ TANYA-JAWAB ] SEJAK KAPAN TAZKIYYAH ADA KADALUARSANYA​?

✍ Al-Ustadz Muhammad bin ‘Umar As-Sewed -Hafidzahullah

Ada seorang yang bertanya kepada saya dengan nada sinis:
⁉”Sejak kapan tazkiyyah ada kadaluarsanya?!”

✍ Saya tidak marah atau tersinggung karena saya tahu bahwa penanya adalah orang yang tidak berilmu.
Namun sepertinya kalau dibiarkan tanpa jawaban saya khawatir dia akan terus dalam ketidak tahuannya.

💬 Maka saya jawab disini bahwa tazkiyyah dan juga tahdzir bisa berubah sesuai dengan perubahan yang terjadi pada seseorang. Bukankah hati seseorang selalu berubah? Sebagaimana dalam hadits: […]

Tanggapan Terhadap Audio Seorang yang Bernama Ghufran

Pertanyaan: Bismillah, afwan ustadz telah beredar rekaman audio seorang yang bernama Ghufran, isinya pernyataan dan tuduhan terhadap al-Ustadz Luqman hafizhahullah dan LJ (Laskar Jihad -red). Bagaimana tanggapan ustadz terhadap pernyataan tersebut?

Jawaban: Bismillah, terkait apa yang antum tanyakan tentang rekaman Ghufron tentang Ustadz Luqman, menurut saya ada beberapa hal yang mesti diperhatikan.

● Pertama, saya melihat penyebaran audio ini ada tendensi tertentu. Ada orang-orang tertentu yang memanfaatkannya untuk suatu kepentingan, yaitu menjauhkan umat dari dakwah salafiyah. Intinya bukan Ustadz Luqmannya. […]

Hukum Membaca Hadis Nabi dengan Suara Tartil

HUKUM MEMBACA HADITS NABI صلى الله عليه وسلم DENGAN TARTIL

📀Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Barakallahu Fiikum, pertanyaan kedua pada surat ikhwah dari Yaman, mereka mengatakan dalam pertanyaan kedua, bolehkah menggunakan tajwid al Quran seperti untuk membaca hadits Nabi صلى الله عليه وسلم dan yang lainnya?

Jawaban:
Dalam tafsir firman Allah تعالى:

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقاً يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَاب

“Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab.” (Ali Imran: 78)

Sebagian ulama belakangan menyebutkan bahwa di antara perbuatan memutar-mutar lidah membaca al kitab adalah seseorang membaca selain al Qur’an di atas sifat bacaan al Qur’an.

Contohnya, kita membaca hadits-hadits Nabi صلى الله عليه وسلم seperti membaca al Qur’an atau membaca perkataan ulama seperti membaca al Qur’an. […]

Bolehkah Menjadikan Bunyi Klakson Sebagai Pengganti Salam

Hukum Menyalakan Klakson Sebagai Pengganti Salam

❍ Berkata Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin رحمہ الله تـــعالـــﮯ :

❍ وأما ما يفعله بعض الناس إذا مرّ وهو يركب سيارته فإنه يضرب البوق ، فإن هذا لا يكفي في السلام ، وليس من السنة، اللهم إلا أن بعض الناس يقول : ( أنا لا أريد به السلام ؛ لكن أريد أن ينتبه ثم أسلم عليه ) هذا أرجو ألا يكون به بأس ، وأما أن يجعله بدلاً عن السلام ، فإن هذا – لا شك – خلاف السنة ، ( فالسنة أن يسلم الإنسان بلسانه -وإذا كان الصوت لا يُسمع- فإنه يشير بيده ؛ حتى ينتبه البعيد أو الأصم . . ❍

📚 شرح رياض الصالحين ( ٤ / ٤٠٤)

“Adapun apa yang dilakukan oleh sebagian orang apabila dia melewati (seseorang) ketika dia mengendarai mobilnya, kemudian dia menyalakan klakson, hal ini tidak cukup sebagai salam, dan bukan termasuk sunnah, kecuali mungkin sebagian orang mengatakan:” Aku tidak menginginkan dengannya salam, akan tetapi aku hanya ingin agar dia lebih perhatian setelah itu aku mengucapkan salam padanya,” […]

Hukum Berjabat Tangan Setelah Salam dari Shalat?

Bid’ah Berjabat Tangan Setelah Salat

Pertanyaan keenam dari fatwa nomor 16843

Pertanyaan 6 :

Seorang imam dari Turki membiasakan berjabat tangan setelah salat Idul Fitri. Hal itu juga ia lakukan pada setiap selesai salat lima waktu selama lebih dari empat tahun. Imam tersebut berdiri di tempat salatnya lalu para makmum mendatanginya dan berjabat tangan dengannya satu per satu. Orang yang pertama kali berjabat tangan berdiri di sampingnya, kemudian orang kedua berdiri di samping orang pertama, orang ketiga berdiri di samping orang kedua, dan seterusnya hingga selesai meskipun jumlah makmum ratusan orang. Seorang imam Arab juga biasa berjabat tangan setelah salat Subuh. Ketika kami bertanya kepadanya, dia menjawab: “Kami melihat saudara-saudara kami dari Turki melakukan demikian.” Kami telah melarangnya, tetapi dia tetap melakukannya. Bagaimana pendapat Anda tentang masalah ini?

Jawaban 6:

Kebiasaan berjabat tangan setelah salat fardu antara imam dan makmum atau antara makum yang satu dan yang lainnya, termasuk bid’ah dan tidak memiliki dasar, dan wajib ditingalkan, […]