Bantahan Terhadap Tulisan Syubhat “Ajaran Tauhid ‘Wahabi’ Muhammad bin Abdul Wahab ajaran Islam Ekstrem dan Radikal”

wahhabi✍?Oleh
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed –hafidzahullahu ta’ala

Syubhat

?Pada tanggal 15 September 2016 pukul 14.30 WIB telah diperoleh informasi tentang adanya ajaran tauhid versi Wahabi Muhammad bin Abdul Wahhab (ajaran Islam Ekstremisme dan Radikalisme) yang ditemukan dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI halaman 170 yang menyebutkan 8 poin ajaran tauhid versi Muhammad bin Abdul Wahhab.

1⃣ Isi dari 8 poin tersebut diantaranya sebagai berikut :

a. Yang boleh dan harus disembah hanyalah Allah -Subhanahu wa Ta’ala-, dan orang yang menyembah selain Allah -Subhanahu wa Ta’ala-  telah menjadi musyrik dan boleh dibunuh.

b. Kebanyakan orang Islam bukan lagi penganut paham tauhid yang sebenarnya karena mereka meminta pertolongan bukan lagi dari Allah, tetapi dari syekh atau wali dari kekuatan gaib. Orang Islam demikian juga telah menjadi musyrik.

c. Menyebut nama nabi, syekh, atau malaikat sebagai perantara dalam doa juga merupakan syirik.

d. Meminta syafa’at selain dari kepada Allah -Subhanahu wa Ta’ala- adalah syirik.

e. Bernazar kepada selain dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala- juga syirik.

f. Memperoleh pengetahuan selain dari al-Quran, hadis dan qias (analogi) merupakan kekufuran.

g. Tidak percaya kepada qada dan qadar Allah -Subhanahu wa Ta’ala- juga merupakan kekufuran.

h. Demikian pula menafsirkan al-Quran dengan ta’wil (interpretasi bebas) adalah kufur.

2⃣ Inti penyampaian dari 8 poin ajaran tauhid versi Muhammad bin Abdul Wahhab mengajarkan bahwa :

a. Bahwa orang yang menyembah selain Allah atau orang musyrik adalah halal untuk dibunuh, mayoritas umat Islam menurut Wahabi Salafi adalah musyrik karena tidak mengikuti ajaran tauhid versi Muhammad bin Abdul Wahhab. Sementara yang tidak syirik hanya golongan yang sefaham dengan tauhid versi Wahabi Salafi saja.

b. Amaliah seperti tawasul yang dilakukan mayoritas umat Islam dikatakan sebagai perbuatan syirik, bahkan golongan Wahabi Salafi menuduh kafir kepada umat Islam yang menakwilkan Al-Qur’an dan lain sebagainya.

c. Jika orang menyembah selain Allah atau non muslim boleh dibunuh.

3⃣ Ajaran tersebut sejalan dengan Ideologi yang dianut oleh Kelompok Wahabi ISIS dan semua firqohnya, pada bagian lain dari buku tersebut juga terdapat materi yang mengarah intoleransi antar umat beragama.

4⃣ Adapun keterangan cetakan bukusebagai berikut :

a. Nama Buku : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
b. Untuk  : SMA/MA7/SMK/ Kelas XI.
c. Kurikulum : Tahun 2013 (cetakan 2014).
d. Kontributor naskah : Mustahdi dan Mustakim.
e. Penelaah : Yusuf A. Hasan dan Moh. Saerozi.
f. Penerbitan : Pusat7 Kurikulum Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.

Mari kita share sebanyak-banyaknya agar anak-anak kita tidak terjerumus ke paham Wahabi salafi dan ISIS

◀▶  Bantahan Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed –hafidzahullah ta’ala» Read more

Tazkiyyah Asy Syaikh Rabi’ Terhadap Syaikh Hani’ bin Buraik – Hafidzahumullah – (Terbaru)

Ziarohku ke Madinah al Munawwaroh
(Hari Rabu, 13 Jumadil Awal 1436 H)

“Aku mendengar dari Syaikh kami, al Allamah Rabi’ bin Hadiy -semoga Allah senantiasa meluruskan langkahnya- beliau mengatakan tentang al Akh asy Syaikh Hani’ bin Buraik :

“Sungguh manusia tidak senang terhadap Hani’ dan berusaha mengacaukan urusannya, bahkan sekarang memusuhinya.

Akan tetapi HANI’ : SEORANG MUJAHID; ORANG YANG MENJAGA; CERDAS DAN FASIH LISANNYA.

[maka Syaikh pun tersenyum] dan beliau pun mendoakan kebaikan untuk Syaikh Hani’.

Ditulis oleh : asy Syaikh Usamah al Amriy hafidzahullah

Forum Salafy Purbalingga

—-

في زيارتي للمدينة النبوية
يوم اﻷربعاء 13جمادى الاول /1436

سمعت شيخنا العلامة
ربيع بن هادي- سدده الله- يقول عن اخي الشيخ هاني بن بريك:

(لقد شوش اناس على هاني ويحارب اﻵن
ولكن
هاني
مجاهد
وحافظ
وذكي
ولسن “وتبسم شيخنا”

ودعا له )

كتبه الشيخ أسامة العمري
في زيارته للمدينة النبوية

يوم اﻷربعاء 13جمادى الاول /1436هـ