Al-Qur’an adalah Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- (II)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Diriwayatkan dalam Tafsir Ibnu Katsir riwayat tentang seorang tokoh musyrikin yang ahli dalam bidang syair dan bahasa Arab yaitu Walid ibnu Mughirah Al- Makhzumi ia pernah mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an, ketika dibacakan ia terkagum-kagum dan berkata: “Duhai sangat menakjubkan apa yang telah dibaca oleh Ibnu Abi Kabsah (yang dimaksud Ibnu Abi Kabsah adalah Rasulullah  -shalallahu’alaihi wa sallam-, namun dia menyebutkan dengan anak tukang kambing untuk menghinakannya – semoga Allah melaknat Walid ibnu Mughirah-) kemudian Walid melanjutkan: “Sungguh demi Allah ini bukan syair, bukan sihir, bukan pula igauan orang gila, sesungguhnya ucapan itu betul-betul dari ucapan Allah”.
Ketika orang-orang Quraisy mendengar pujian Walid terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, maka merekapun berkumpul dan bermusyawarah, bagaimana menghalangi Walid agar jangan masuk Islam. Maka berkata Abu Jahl :“Biar aku yang mengurusinya “.
Maka berangkatlah Abu Jahl kerumahnya kemudian berkatalah Abu Jahl (A) Kepada Walid (W);
A :“Wahai pamanku sesungguhnya kaummu sedang mengumpulkan harta untukmu!”
W :“Mengapa? bukankah aku orang yang paling kaya dan banyak keturunannya di negeri ini ?”

» Read more

Al-Qur’an adalah Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- (I)

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Diantara konsekuensi keimanan bahwa Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- utusan Allah adalah mempercayai mukjizat-mukjizat yang Allah berikan kepada beliau. Mukjizat adalah satu kejadian yang keluar dari kebiasaan yang Allah taqdirkan untuk memuliakan Nabi-Nya dan untuk meyakinkan kaum muslimin tentang kenabian beliau.

Al-Qur’an kejadian mukjizat terbesar
Mukjizat terbesar Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam- adalah Al-Qur’an, dimana Allah turunkan dengan bahasa mereka yaitu bahasa arab, namun dengan gaya bahasa yang sangat bagus, indah dan tidak pernah mereka mendengarkan yang seperti itu sebelumnya. Al-Qur’an bukan syair-syair dan Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam- bukan penyair, namun keindahannya lebih daripada syair-syair yang terbaik sekalipun.
Tentang Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab telah disebutkan oleh Allah  -Ta’ala-   dalam ayat-ayat-Nya :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya”. (Yusuf:2)
وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لِتُنْذِرَ أُمَّ الْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنْذِرَ يَوْمَ الْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ
“Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al-Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya”.(Asy-Syuura : 7) » Read more

Audio Rekaman Rangkaian Dauroh Cirebon bersama Al-Ustadz Luqman Ba’abduh hafidzahullah

📡 *Audio Rangkaian Dauroh Cirebon*

📆 Ahad, 03 Sya’ban 1438/30 April 2017

======================

✔ *Tausiyah Umum (Sebab datangnya pertolongan Allah)*

💺 Al Ustadz Luqman bin Muhammad ba Abduh hafidzahullahu

✔ *Muqoddimah dauroh*

💺 Al Ustadz Muhammad bin Umar Assewed hafidzahullahu

✔ *Ketika Sunnah di tinggalkan- Sesi-1 & 2* » Read more

🕋 Keimanan Kepada Nabi Muhammad -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (III)

3. Konsekuensi keimanan kepada Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Sesungguhnya konsekuensi keimanan kepada Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- telah disinggung pada edisi yang lalu, namun kita perlu membicarakannya lebih rinci. Ketahuilah konsekuensi keimanan kepada seorang Rasul yang diutus oleh Allah -Subhanahu wa Ta’ala- adalah mencintainya sebagai seorang yang paling mulia dan paling sayang kepada kaum muslimin. Mentaatinya sebagai seorang yang menyampaikan apa yang diterimanya dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala-, mempercayai apa yang dikatakannya sebagai seorang Rasul yang tidak mungkin berdusta dalam menyampaikan berita dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala- dan mengutamakannya diatas seluruh manusia yang lain.

1. Mencintai Rasulullah -shalallahu’alaihi wa sallam-
Diantara konsekuensi keimanan kita kepada kerasulan Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- adalah mencintainya dan memuliakannya. Betapa tidak, ia adalah seorang yang paling perhatian kepada kita, mementingkan kebaikan-kebaikan untuk kita dan sayang kepada kita dan kepada seluruh kaum muslimin. Allah memuji sifat-sifat Rasulullah ini di dalam Al- Quran : » Read more

Keimanan Kepada Nabi Muhammad -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (II)

gua hira2. Sifat Risalah Nabi -shalallahu ‘alaihi wa sallam-

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Setelah kita mengimani sifat basyariah Nabi -shalallahu ‘alaihi wa sallam-  kitapun dituntut untuk mengimani sifat kerasulannya. Sebagaimana Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman :

قُلْ سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا بَشَرًا رَسُولًا

“Katakanlah: “Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini kecuali hanya seorang manusia yang menjadi rasul?”(Al-Israa’:93)
Sifat kerasulan inilah yang diingkari oleh kaum musyrikin. Mereka tidak menerima kalau ada seorang manusia diutus sebagai Rasul. Allah -Ta’ala- berfirman tentang mereka :

وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَىٰ إِلَّا أَنْ قَالُوا أَبَعَثَ اللَّهُ بَشَرًا رَسُولًا

“Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka:”Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?” (Al-Israa’:94)
Maka walaupun Ahlus-Sunnah meyakini bahwa Nabi Muhammad -shalallahu ‘alaihi wa sallam- adalah seorang manusia, namun mereka meyakini bahwa ia adalah seorang manusia yang memiliki keistimewaan-keistimewaan: ia adalah sebaik-baik manusia, manusia pilihan, seorang yang diutus sebagai Rasul, pembawa agama ini kepada manusia dan seorang yang diwahyukan kepadanya ayat-ayat Al-Qur’an dari Allah -Subhanahu wa Ta’ala- untuk diterangkan kepada manusia. » Read more

SALAFIYYAH TIDAK AKAN PERNAH BERAKHIR

jalan panjang

🔉Syaikh Muhammad Amman al-Jami rahimahullah berkata:

“Barangsiapa yang diberi keteguhan oleh Allah Ta’ala dan teguh di atas aqidah yang diyakini oleh Rasulullah ‘Alaihish Shalatu Wassalam terhadap Rabbnya dalam menetapkan seluruh sifat Allah Ta’la–dan ini yang diyakini para sahabat dan tabi’in– barangsiapa berjalan di atas manhaj ini, niscaya dia termasuk golongan yang selamat bagaimanapun zaman yang akan datang.

Manhaj yang baik itu telah diketahui dan sudah menjadi kesepakatan. Barangsiapa ingin menjadi termasuk golongan yang selamat–dengan ijin Allah Ta’ala dan taufiq-Nya–hendaknya dia belajar manhaj. Hendaknya dia yakin dalam memahami manhaj dan berjalan di atas manhaj ini. Hendaknya dia tidak melihat waktu yang dia berada padanya. Karena arti salafiyyah–sebagaimana anggapan sebagian orang yang sok pintar–masa sementara yang telah berakhir!
» Read more

Keimanan Kepada Nabi Muhammad -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- (I)

Rasulullah1.Sifat Basyariyah Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

Beriman dengan kerasulan Nabi Muhammad -shalallahu’alaihi wa sallam- adalah beriman bahwa seorang manusia, laki-laki, dari kalangan Arab, dari suku Quraisy, dari Bani Hasyim, yang bernama Muhammad bin Abdillah -shalallahu ‘alaihi wa sallam-  adalah seorang Rasul yang diutus oleh Allah -Subhanahu wa Ta’ala- untuk menyampaikan risalah dakwah tauhid.
Dikatakan seorang manusia karena dia tidak memiliki sifat ketuhanan, tidak memiliki sifat Rububiyah, Uluhiyah atau sifat-sifat yang khusus bagi Allah -Subhanahu wa Ta’ala-.  Allah berfirman :
قُلْ سُبْحَانَ رَبِّي هَلْ كُنْتُ إِلَّا بَشَرًا رَسُولًا
“Katakanlah: “Maha Suci Tuhanku, bukankah aku ini kecuali hanyalah seorang manusia biasa yang menjadi rasul?”(Al-Israa : 93)
قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ
“Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa”.  (Fushilat : 6)
قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ
“Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”.(Al-Kahfi : 110)
Dalam ayat-ayat diatas Allah memerintahkan kepada Nabi-Nya agar menyatakan bahwa dirinya memang manusia biasa, » Read more

MENISBATKAN KEPADA MADZHAB IMAM YANG EMPAT

4 madzhab🔉Syaikh Shalih bin Fawzan al-Fawzan hafizhahullah

Pertanyaan:
Bolehkah fanatik kepada suatu mazhab (pendapat) yang  seseorang menganutnya pada salah satu hukum syariat meskipun dalam hal ini menyelisihi dengan yang benar? Ataukah boleh meninggalkannya dan mengikuti madzhab yang benar pada sebagian hal? Dan apa hukum berpegang satu madzhab saja?

Jawaban:
Bermadzhab dengan salah satu madzhab imam yang empat yaitu madzhab imam ahlussunnah yang empat yang sudah terkenal yang ada, dihafal dan ditulis kaum muslimin serta  menisbatkan kepada salah satu madzhab tidak terlarang. Maka dikatakan: fulan Syafi’i, , fulan Hanafi, dan fulan Maliki. Julukan ini sudah ada sejak dulu diantara ulama bahkan pada ulama senior dikatakan fulan.Hanbali seperti dikatakan Ibnu Taimiyyah al-Hanbali, Ibnul Qayyim al-Hanbali dan lainnya tidaklah mengapa.
Sehingga sekedar menisbatkan kepada suatu madzhab tidak terlarang, namun dengan syarat tidak terbelenggu dengan madzhab tersebut sehingga diambil semua perkara yang ada, baik yang haq maupun batil, baik yang benar maupun yang salah. Akan tetapi diambil darinya perkara yang benar dan apa yang diketahui sebagai kesalahan tidak boleh diamalkan. Adapun jika tampak baginya pendapat yang kuat, maka dia wajib » Read more

[AUDIO] Syarah Syarhus Sunnah Al Barbahari

شرح-السنة-دار-الصميعي📤 DOWNLOAD MP3 kajian Kitab Syarah Syarhus Sunnah

🎙Pemateri al-Ustadz Muhammad ‘Umar as Sewed -hafidzhahullah-

🕰Kajian ini dilaksanakan setiap malam Kamis, ba’da Maghrib s.d selesai

🕌Tempat Kajian : Masjid Abu Bakar ash Shiddiq, Kompleks Ma’had Dhiyaus Sunnah. Jl. Elang Raya – Dukuh Semar Gg. Putat RT 06/RW 03, Kel. Kecapi, Kec. Harjamukti. 45142

🗺 Peta Google : http://goo.gl/maps/7n7jl

📚 Download Kitab Syarah Syarah Syarhus Sunnah pdfnya disini.

(Kitab yang ada pada link ini mungkin berbeda dengan kitab yang dipakai oleh Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah- saat pembahasan, tapi inti pembahasan dan matannya sama in syaa Allah)

📤 Download Audio (MP3) Lengkapnya di bawah ini ▼ (In syaa Allah diupdate setiap ada kajian baru).

▶ Silahkan dicopy dan didownload untuk kepentingan dakwah dan Tholabul ilmi (dengan tetap mencantumkan sumbernya) » Read more

[AUDIO] Syarah Aqidatus Salaf wa Ashabul Hadits

عقيدة-السلف-وأصحاب-الحديث📤 DOWNLOAD MP3 kajian Kitab Syarah Aqidatus Salaf wa Ashaabul Hadits

🎙Pemateri al-Ustadz Muhammad ‘Umar as Sewed -hafizhahullah-

🕰Kajian ini dilaksanakan setiap malam Selasa, ba’da Maghrib s.d selesai

🕌Tempat Kajian : Masjid Abu Bakar ash Shiddiq, Kompleks Ma’had Dhiyaus Sunnah. Jl. Elang Raya – Dukuh Semar Gg. Putat RT 06/RW 03, Kel. Kecapi, Kec. Harjamukti. 45142

🗺 Peta Google : http://goo.gl/maps/7n7jl


📚 Download kitab Kitab Syarah Aqidatus Salaf wa Ashaabul Hadits pdfnya disini.

📤 Download Audio (MP3) Lengkapnya di bawah ini ▼ (In syaa Allah diupdate setiap ada kajian baru).

▶ Silahkan dicopy dan didownload untuk kepentingan dakwah dan Tholabul ilmi (dengan tetap mencantumkan sumbernya) » Read more

1 2 3 4