Mengoreksi Perilaku Para Dai

Al-Imam al-Bukhari rahimahullah berkata,

عَنْ أَبيْ مَسْعُودٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَوَا يَا رَسُولَ ا إِنِّي لَأَتَأَخَّرُ عَنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِمِنْ أَجْلِ فُلَانٍ مِمَّا يُطِيلُ بِنَا

فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ ا فِي مَوْعِظَةٍ أَشَدَّ غَضَبًا مِنْهُ يَوْمَئِذٍ ثُمَّ قَالَإِنَّ مِنْكُمْمُنَفِّرِينَ فَأَيُّكُمْ  مَا صَلَّى بِالنَّاسِ فَلْيَتَجَوَّزْ فَإِنَّ فِيهِمْ الضَّعِيفَ وَالْكَبِيرَ وَذَاالْحَاجَةِ

Dari Abu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, seseorang datang mengadu, “Wahai Rasulullah, demi Allah, aku sengaja mengakhirkan shalat subuh karena perbuatan fulan. Ia memanjangkan (bacaan shalat) saat mengimami kami.”

Abu Mas’ud berkata, “Sungguh, aku belum pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat marah ketika menyampaikan peringatan melebihi kemarahan beliau pada hari tersebut.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh, di antara kalian ada ,lorang yang membuat manusia lari! Siapa pun di antara kalian mengimami manusia, ringankanlah! Sebab, di antara mereka ada orang yang lemah, tua renta, atau memiliki keperluan.”  […]