[ NASIHAT ] Hikmah Ilahi dibalik Musibah Gempa Bumi dan Tsunami

Musibah, betapa pun kecilnya, selalu akan meninggalkan duka. Lebih-lebih bila musibah itu skalanya besar, duka itu bisa menjelma menjadi nestapa yang berkepanjangan. Apa sebenarnya makna dari sebuah musibah? Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari peristiwa yang telah merenggut ratusan ribu nyawa manusia dan harta yang demikian besar itu? Berikut ini penjelasan asy-Syaikh Muqbil tentang hakikat gempa, yang kita bisa mengambil pelajaran darinya dalam musibah gempa bumi dan tsunami.

Orang-orang berbeda pendapat dalam (menjelaskan penyebab terjadinya) gempa. Ada yang mengatakan bahwa gempa merupakan peristiwa yang bersifat alami, tidak ada kaitannya dengan agama. Sebagian lainnya mengatakan bahwa gempa merupakan ketentuan dan takdir Allah subhanahu wa taโ€™ala yang tidak ada kaitannya dengan dosa.

Ada lagi yang mengatakan bahwa gempa merupakan kejadian untuk membuat takut manusia dan tiada kaitannya dengan dosa. Sebagian lagi mengatakan bahwa gempa terjadi disebabkan oleh dosa manusia.

Jawabannya, […]

Sesungguhnya Di Atas Al Haq Ada Cahaya

๐ŸŒค SESUNGGUHNYA DIATAS AL HAQ ADA CAHAYA

โœ๐Ÿป Ditulis oleh Al Ustadz Abu ‘Abdillah Muhammad Afifuddin As Sidawy ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

Al hakim dalam Mustadrok nya meriwayatkan dr Mu’adz bin Jabal ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ beliau berkata:

ูุฅู†ู‘ ุนู„ู‰ ุงู„ุญู‚ ู†ูˆุฑุง

Atsar diatas dishohihkan Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahaby. Al haq yg dibawa dan di ajarkan rosulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… telah sempurna, menyeluruh dan bercahaya, dapat dilihat dg jelas dan dikenali dg baik oleh setiap muslim yg punya iman, ilmu dan fithroh yg masih lurus lagi bersih.

Cahaya al haq terkadang begitu benderang bagi siapa saja namun terkadang tertutup oleh kabut tebal ragam kebathilan, syahwat dan syubhat. Al haq pun menjadi samar atas kebanyakan pihak bahkan sampai pada tingkat al haq di anggap al bathil dan al bathil diyakini sebagai al haq.

Hal tsb sering kali terjadi manakala muncul fitnah besar lagi dahsyat yg melibatkan pihak2 yg selama ini dikenal sebagai pembawa panji2 sunnah dan pengibar bendera al haq. Jangankan kaum muslimin yg awam, banyak ahlul haq yg mengalami kebingungan dalam menghadapi situasi yg demikian; apalagi ketika suasana diperkeruh dg adanya fenomena masing2 pihak mengklaim “kembali kepada bimbingan ulama”.

Apabila kondisinya sudah sampai pada tingkat ini maka sangat penting bagi yg mendambakan keselamatan untuk mengenali cahaya al haq dg memperhatikan ciri-ciri berikut: […]

[ TANYA-JAWAB ] Sisa Mani Keluar dari Farji, Membatalkan Wudhu?

Bagaimana hukumnya bila seorang istri saat shalat mengeluarkan sisa mani dari farjinya? Dikarenakan sebelumnya dia berjimaโ€™ dengan suaminya. Apakah dia harus membatalkan shalatnya. Dan apakah itu membatalkan wudhu?

andโ€ฆ@hotmail.com

 

Dijawab Oleh: al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad al-Makassari […]

[ TANYA-JAWAB ] Siapa Saja Mahram Itu??

Ada beberapa pertanyaan yang masuk seputar permasalahan muhrim, demikian para penanya menyebutnya, padahal yang mereka maksud adalah mahram. Perlu diluruskan bahwa muhrim dalam bahasa Arab adalah ู…ูุญู’ุฑูู…ูŒ , mimnya di-dhammah, yang maknanya adalah orang yang berihram dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum tahallul. Adapun mahram bahasa Arabnya adalah ,ู…ูŽุญู’ุฑูŽู…ูŒ mimnya di-fathah.

Mahram dari kalangan wanita, yaitu orang-orang yang haram dinikahi oleh seorang lelaki selamanya (tanpa batas). (Di sisi lain lelaki ini) boleh melakukan safar bersamanya, boleh berboncengan dengannya, boleh melihat wajahnya, tangannya, boleh berjabat tangan dengannya, dan seterusnya dari hukum-hukum mahram.

Mereka kita bagi menjadi tiga kelompok. Yang pertama, mahram karena nasab (keturunan), kedua mahram karena penyusuan, dan ketiga mahram mushaharah (kekeluargaan karena pernikahan).

Kelompok yang pertama ada tujuh golongan:

[…]