Bukti-Bukti Kenabian Rasulullah -shallallahu’alaihi wa sallam-

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

1. Persaksian Khadijah bintu Khuwailid -radiallahu ‘anha-
Manusia secara fitrah dapat membedakan seorang yang jujur dan seorang yang dusta, bahkan pada pengaku-pengaku penemuan tertentu sekalipun mudah dibuktikan siapa yang jujur dan siapa yang dusta. Apalagi seorang Nabi dengan seorang pengaku Nabi, yang tentunya di dalam kenabian terkandung ilmu, amal dan sifat-sifat mulia yang harus ada. Maka tentunya akan mudah sekali dibedakan antara Nabi yang diutus oleh Allah dengan para pendusta-pendusta pengaku Nabi.
Bagaimanapun seorang menutupi kebohongannya pasti akan tergelincir dan terlepas dari mulutnya atau dari sikapnya yang menunjukkan kalau dia berdusta. Demikianlah apa yang Allah taqdirkan kepada para pendusta agar terbukti kedustaannya. Allah berfirman :
“Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu”.(Muhammad : 30) […]

Beriman Kepada Kejadian Isra’ dan Mi’raj

Oleh :
💻  Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah

Mukjizat yang juga besar yang Allah taqdirkan untuk memuliakan Nabi-Nya adalah Isra wal Mi’raj. Allah -Subhanahu wa Ta’al- berfirman :
“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat”.(Al-Israa’:1)
Seorang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya wajib mengimani Isra dan Mi’raj yang merupakan mukjizat besar yang membuktikan kenabian beliau -’alaihi shalatu wa sallam- dan sekaligus memuliakannya. Tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang-orang kafir dan orang-orang sesat. […]

Kisah Nabi Musa dan Nabi Harun (bagian 2)

Kisah Nabi Musa dan Nabi Harun ‘alaihimassalam banyak memberikan pelajaran berharga bagi umat sesudahnya. Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan kisah tersebut di dalam Al-Qur’an juga agar umat Islam bisa mengambil pelajaran tersebut. Berikut ini beberapa pelajaran yang bisa dipetik.

Rahmat dan limpahan kebaikan Allah subhanahu wa ta’ala terhadap hamba-hamba-Nya, ada yang mengetahuinya dan ada pula yang tidak. Sebagian dari akhlak para Nabi dan perbuatan yang ihsan adalah membantu memberi minum hewan ternak, terutama terhadap mereka yang lemah. Hal ini ditunjukkan oleh perbuatan Nabi Musa ‘alahissalam bersama dua anak perempuan salah seorang penduduk Madyan, yang beliau melihat keduanya tidak dapat memberi minum ternak mereka sebelum para penggembala lain menjauhi sumur itu.

[…]