Ditenggelamkannya Kaum Nabi Nuh

tenggelam2

Ilustrasi

Kaum Nabi Nuh ‘alahis salam yang kafir ditenggelamkan Allah subhanahu wa ta’ala dalam air bah yang sangat dahsyat. Semuanya binasa, termasuk putra Nabi Nuh ‘alahis salam yang sebenarnya masih disayanginya.

Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan kepada beliau kepastian akan ditenggelamkannya kaumnya serta memerintahkan agar jangan mengatakan sesuatu kepada Allah subhanahu wa ta’ala, karena mereka sesungguhnya benar-benar sangat zalim.

Mulailah Nabi Nuh ‘alahis salam membuat kapal. Setiap kali pemimpin kaumnya melewati Nabi Nuh ‘alahis salam, mereka mengejeknya. Nabi Nuh ‘alahis salam berkata kepada mereka, ”Jika kalian mengejek kami saat ini, maka kami (pun) akan mengejek kalian (nanti) apabila bencana menimpa kalian.”

» Read more

🛡 Perbedaan Iman dan Islam 🛡

Islam dan Iman

Oleh :

✍🏼 Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

📜 Diriwayatkan dalam Shahih Muslim dengan sanadnya yang bersambung kepada Yahya bin Ya’mur -rahimahullah-, ia berkata: “Sesungguhnya orang  pertama yang mengingkari taqdir adalah Ma’bad Al-Juhani di Bashrah. Karena itu ketika aku berangkat haji bersama Humaid ibnu Abdirrahman Al-Himyari dan sampai di Madinah, kami berkata: “Semoga saja kita bisa bertemu dengan beberapa Shahabat.” Dan kamipun bertemu dengan Abdullah bin ‘Umar -radhiyallahu ‘anhumaa- di Masjid,  maka kami apit dia antara aku dan shahabatku.
Berkata Yahya bin Ya’mur: ”Aku menduga bahwa shahabatku akan meminta aku  untuk berbicara, maka aku berbicara: “Wahai Aba Abdirrahman, sesungguhnya di tempat kami ada beberapa orang yang membaca Al-Qur’an, namun mereka mengingkari adanya taqdir dan bahwasanya segala sesuatu terjadi begitu saja”. Ibnu ‘Umar -radhiyallahu ‘anhumaa- berkata: “Jika engkau bertemu mereka khabarkanlah bahwa aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dariku. Demi Allah yang Ibnu ‘Umar bersumpah dengan-Nya, kalau saja salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung Uhud kemudian di infakannya, niscaya Allah tidak akan menerimanya sampai dia beriman kepada taqdir baik dan buruknya.
🗒Kemudian Ibnu ‘Umar berkata : “Telah menyampaikan kepadaku ‘Umar bin Khaththab -radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata: “Ketika kami sedang duduk di dekat Rasulullah -shalallahu ‘alaihi wa sallam- tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang berpakaian putih bersih, berambut hitam pekat, tidak nampak sedikitpun padanya tanda-tanda dari perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalinya, sampai akhirnya ia duduk menghadap Rasulullah -shalallhu ‘alaihi wa sallam- , lalu ia menyandarkan lututnya kepada lutut Nabi dan meletakan kedua telapak tangannya diatas kedua paha Nabi, seraya berkata: “Ya Muhammad terangkan kepadaku tentang Islam.” Rasulullah  -shalallhu ‘alaihi wa sallam- menjawab: “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada ilah yang berhaq disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan engkau berhaji ke Baitullah jika engkau mampu untuk menunaikannya.” Ia berkata: “ Engkau benar!” Kami merasa heran kepadanya, ia yang bertanya dan ia juga yang membenarkannya.
Kemudian dia berkata lagi: “Khabarkan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah -shalallhu ‘alaihi wa sallam- menjawab: “(Iman itu adalah) engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, dan hari akhir, serta engkau beriman kepada taqdir baik dan buruknya. Ia berkata :”Engkau benar!”
Lalu ia berkata: “Selanjutnya terangkan kepadaku tentang Ihsan!” » Read more

⚖? *Bertambahnya Keimanan dengan Berita-Berita Al-Qur’an dan As-Sunnah* ??

keimanan-3Oleh :
Al Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewedhafidzahullah-

✍? Ayat dalam penjelasan sebelumnya (Al Anfal: 2) menunjukkan bahwa kepercayaan kepada berita-berita Allah akan menambah keimanan, sedangkan keragu-raguan atau ketidakpercayaan terhadap berita-berita dari Allah dan Rasul-Nya akan menyebabkan ayat-ayat dan hadits-hadits tadi tidak berpengaruh sedikitpun.
Seperti pada berita tentang jumlah  Malaikat penjaga neraka yang 19, Allah menjadikannya sebagai fitnah dan ujian.

❓❓ Apa hasilnya?

✔ Hasilnya manusia terbagi menjadi beberapa golongan; » Read more

?? Bertambahnya Keimanan dengan Nasihat, Dzikir dan Peringatan ??

tangga-keimanan2Oleh
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-

✍? Demikian pula ketika orang-orang beriman mendapatkan nasehat dan peringatan atau disebut nama Allah dan dibacakan ayat-ayat-Nya, juga menambah keimanan mereka.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”.(Al-Anfaal : 2) » Read more

Kajian Rutin -PELAJARAN TAJWID-

pelajaran-tajwid بسم الله الرحمن الرحيم
???__________

*Dengan mengharap Ridho Allah Ta’ala semata*

========================

? ✔ *HADIR & IKUTI*

? *PELAJARAN TAJWID*

Bersama :

? *Al Ustadz Ibrohim bin Muhammad bin Umar Assewed hafidzahullah*

⏰ Waktu

? (Insya Allah)

Setiap Hari Ahad Ba’da Isya s.d selesai

? Mulai pelajaran *Ahad, 16 Dzulhijjah 1437/ 18 September 2016*

?  Tempat :

? Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq, Ma’had Dhiyaus Sunnah Cirebon

? Bisa antum ikuti LIVE insya Allah di :

? Adh dhiya FM 107,7 Mhz

? Streaming :
www.salafycirebon.com

? Aplikasi Radio Islam Indonesia (RII)

 

? Keutamaan Ilmu V (Akhir) ?

ilmu-hartaOleh
? Al- Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

?Setelah kita mengetahui betapa pentingnya bimbingan para Ulama dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka kitapun harus mengetahui keutamaan mereka dan kedudukan mereka. Termasuk di dalamnya keutamaan ilmu yang mereka bawa . Karena dengan ilmu itulah akan tegak Islam, sedangkan tanpa ilmu akan hilang agama dan tidak tersisa dari Islam kecuali nama.

? “Tegaknya ilmu mantapnya agama, hilangnya ilmu hilangnya agama”. (Riwayat Ad-Daarimi 1/57 No.16, Lihat juga Lamudduril Mantsur hal.22)

? Allah banyak menyebut ilmu dalam Al-Qur’an, diantaranya Allah berfirman :

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat”. (Al-Mujaadilah:11)

? Allah melarang kaum muslimin untuk berbicara, bersikap atau beramal kecuali dengan ilmu » Read more

Audio Rekaman Khutbah Iedul Adha 1437 H / 2016 M

img-20160911-wa0028???

بسم الله الرحمن الرحيم

? *Audio Khutbah ‘Iedul Adha 1437 H*

======================

“`? Lapangan Prosida, Jl. By.Pass Ahmad yani Cirebon

? Bersama:
Al-Ustadz Muhammad bin umar Assewed حفظه الله

“`
*“`? UNTUK TETAP ISTIQOMAH KITA HARUS SIAP BERKORBAN“`*

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

*⬇ Unduh Kajian*

Audio : http://bit.ly/2cC02Lj

Kegiatan Shalat Iedul Adha 1437 H

بسم الله الرحمن الرحيمimg-20160911-wa0028

? Ikutilah

? *(((( SHOLAT ‘IDUL ADHA 1437 H / 2016 M ))))*

? Senin, 10 Dzulhijjah 1437 H / 12 September 2016

? Pkl. 06.15 wib s.d Selesai

?Imam dan Khothib Al Ustadz Muhammad bin Umar Assewed حفظه الله

? Tema :

*UNTUK TETAP ISTIQOMAH KITA HARUS SIAP BERKORBAN*

??Lapangan Kantor Porsida, Jl. By.Pass Ahmad Yani, depan SMP 8 Cirebon.

©Penyelenggara
?? Ponpes Dhiyaus Sunnah Cirebon

??????

? Keutamaan Ilmu IV?

Keutamaan ilmu 4

Oleh:
? Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed -hafidzahullah-
 

? AHLI ILMU (ULAMA) LEBIH UTAMA DARI AHLI IBADAH?
 

? Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ وفي رواية كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى سَائِرِ الَكَوَاكِبِ

“Keutamaan ahli ilmu diatas ahli ibadah adalah seperti keutamaan diatas orang terendah kalian. (Dalam riwayat lain) Seperti bulan di malam purnama diantara bintang-bintang  lainnya”. (H.R. Ahmad, Abu Dawud,Tirmidzi,Ibnu Majah, Ad-Darimi dan dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahih Targhib wa  Tarhib dan Misykatul Mashaabiih)

? Yang demikian karena ahli ibadah tanpa ilmu, kemungkinan salahnya lebih besar daripada kemungkinan benarnya dan mereka tidak mendapatkan keutamaan ilmu dan kemuliaan yang Allah janjikan dalam ayat diatas. » Read more

1 2