Bolehnya Melakukan I’tikaf Selama Satu Jam Saja

โœ‹๐Ÿป๐Ÿ•Œ๐ŸŒ…๐ŸŒธ PENGETAHUAN PENTING YANG TIDAK DIKETAHUI OLEH BANYAK ORANG

ุฅุฐุง ุชุนุฐุฑ ุนู„ูŠูƒ ุฃู† ุชุนุชูƒู ุงู„ุนุดุฑ ุงู„ุฃูˆุงุฎุฑ ู…ู† ุฑู…ุถุงู† ูƒุงู…ู„ุฉุŒ ู„ู…ุงุฐุง ู„ุง ุชุนุชูƒู ููŠ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ูˆู„ูˆ ู„ุณุงุนุฉ ูˆุงุญุฏุฉ ุฃูˆ ูŠูˆู…ุง ูˆุงุญุฏุง ุฅู† ุงุณุชุทุนุช ุฃูˆ ู…ู† ุงู„ุนุดุงุก ุฅู„ู‰ ุงู„ูุฌุฑ.

Jika anda tidak bisa untuk melakukan itikaf selama 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan secara keseluruhan, mengapa Anda tidak melakukan itikaf di masjid walaupun hanya satu jam saja atau satu hari saja jika anda mampu, atau dari waktu isya’ hingga fajar.

ูƒู„ ูŠูˆู… ู†ุฐู‡ุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ู„ู†ุตู„ูŠ ุงู„ุนุดุงุก ูˆุงู„ู‚ูŠุงู…ุŒ ูู„ู…ุงุฐุง ู„ุง ุชู†ูˆูŠ ุงู„ุฅุนุชูƒุงู ูˆู„ูˆ ู…ู† ุงู„ุนุดุงุก ุฅู„ู‰ ุตู„ุงุฉ ุงู„ู‚ูŠุงู… ุฃูˆ ุญุชู‰ ุฅู„ู‰ ุตู„ุงุฉ ุงู„ูุฌุฑุŒ ุซู… ุชุฐู‡ุจ ู„ุนู„ู‡ุง ุชูˆุงูู‚ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ู‚ุฏุฑ ูุชููˆุฒ ููˆุฒุง ุนุธูŠู…ุง.

Setiap hari kita pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat isya’ dan tarawih, maka mengapa anda tidak meniatkan itikaf, walaupun hanya dari waktu isya’ sampai shalat tarawih, atau hingga shalat shubuh, kemudian anda pergi. Mudah-mudahan siapa tahu anda bertepatan mendapatkan malam lailatul qadar, sehingga anda bisa meraih keberuntungan yang sangat besar.

ูˆู‡ุฐู‡ ูุชูˆู‰ ู„ู„ุดูŠุฎ ุตุงู„ุญ ุงู„ููˆุฒุงู† ุฃู†ู‡ ูŠุฌูˆุฒ ุงู„ุฅุนุชูƒุงู ูˆู„ูˆ ู„ุณุงุนุฉ ูˆุงุญุฏุฉ.

Dan berikut ini fatwa asy-Syaikh Shalih al-Fauzan -hafidzahullah- yang menjelaskan bahwa boleh melakukan i’tikaf walaupun hanya sesaat saja: โฌ‡

๐Ÿ“น http://safeshare.tv/v/EJkW2w4DNvI

๐ŸŒ Sumber || https://telegram.me/fawaz_almadkali

_________________________________________________________________________

๐ŸŒ…๐ŸŒบ๐ŸŒธ๐ŸŒน KEUTAMAAN SEPULUH HARI TERAKHIR RAMADHAN

โœ๐Ÿป Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

๐Ÿ“ซ Pertanyaan:
Saya mengharap penjelasan tentang keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan?

๐Ÿ”“ Jawaban:
Keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan sangatlah besar, dikarenakan Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam beliau sangat bersungguh-sungguh (di dalam beribadah) pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, lebih dari kesungguhan beliau pada awal bulan Ramadhan.

Dan beliau shalallahu ‘alaihi wasallam sangat bersungguh-sungguh di dalam shalat malam pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, lebih dari kesungguhan beliau pada awal malam bulan Ramadhan.

Dan beliau shallallahu โ€˜alaihi wasallam berโ€™itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, yaitu beliau tinggal di dalam masjid untuk berdzikir kepada Allah dan beribadah. Beliau tidak keluar kecuali untuk sebuah kebutuhan yang mendesak selama sepuluh hari terakhir Ramadhan. Ini semua menunjukkan keistimewaan dan keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Dan juga kemungkinan besar, di sepuluh hari terakhir Ramadan itulah diharapkan untuk didapatkannya malam Lailatul Qodar, dikarenakan Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam mengabarkan bahwa malam Lailatul Qodar bisa diharapkan di sepuluh malam terakhir Ramadhan secara khusus.

Maka beliau shallalahu โ€˜alaihi wasallam sangatlah bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir Ramadhan ini dalam rangka mendapatkan malam Lailatul Qodar.

โฉ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.