“April Fools’ Day” dalam Pandangan Islam

April MOP dalam Pandangan Islam

Pembicara: Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali حفظه الله

Tanggal: 12 Jumada II 1436

April Mop diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman, bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu.

Tidak menutup kemungkinan momen seperti ini juga diikuti oleh kaum muslimin. Bagaimana Islam memandang momen tersebut?

Berikut nasehat Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah dalam artikel beliau yang berjudul:

الدليل على تحريم كذبة إبريل .

الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.

Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala telah memerintahkan untuk jujur di dalam Kitab-Nya dan memerintahkan untuk bersama dengan orang-orang yang jujur. Allah jalla wa’ala berfirman,

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ. (التوبة: 119)

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (At-Taubah: 119)

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari perbuatan dusta dan menggolongkan dusta termasuk dosa besar. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

“Hati-hatilah kalian dari dusta, karena sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan pelakunya kepada kejahatan. Seseorang yang senantiasa berdusta dan terus-menerus dalam kedustaannya, maka akhirnya ia dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”

Jika demikian, maka yang wajib atas seorang muslim adalah bertakwa kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya, serta menaati Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam. Seorang muslim wajib berhati-hati dan waspada dengan penuh kewaspadaan dari dusta. Karena kedustaan itu diharamkan dalam bentuk dan warna apapun. Semakin besar dan semakin bertambah kadar keharamannya ketika kedustaan itu dilakukan dalam rangka membuat orang lain tertawa.

Inilah yang kami ketahui tentang permasalahan yang ditanyakan (tentang momen April Mop, pent) dan ini adalah perkara yang sudah dikenal di kalangan umat Islam di beberapa kurun waktu terakhir ini. Yang sangat disayangkan, ternyata sumber dari momen tersebut adalah berasal dari orang-orang Yahudi, Nashara, dari negara-negara barat dan timur semuanya, mereka berdusta dan menipu dengan suatu kedustaan dan tipuan agar orang-orang tertawa, atau agar orang-orang menyebut dia dan terkenal serta tercatat di dunia popularitas. […]

Bagaimana Kondisi Syaikh Abdullah Mar’i Al ‘adeni?

Pertanyaan kepada Asy-Syaikh Sholah Kuntus hafizhohulloh tentang keadaan Abdullah Al-Adeni.

Penanya:
Wahai Asy-Syaikh Sholah Kentus, sebagian ikhwah terkadang masih menukilkan ucapan syaikh Abdullah (Mar’i) Al-Adeni saudaranya Abdurrahman yang telah di jarh (dicerca/ditahdzir oleh ulama). maka terjadi masalah ketika tidak mengambil faidah darinya. sebagian berkata: diamnya dia tentang fitnah yang dibawa oleh Muhammad Al-Imam telah cukup sebagai alasan untuk meninggalkan Abdullah Al-Adeni. Maka pertanyaan kami -semoga anda diberkahi – : apakah anda menasehatkan kepada kami untuk mengambil faidah dari syaikh Abdullah Al-Adeni atau apakah ada KRITIK tentang orang ini? Semoga anda diberkahi. […]

Kritik Tajam al-‘Allamah Shalih bin Muhammad al-Luhaidan hafizhahullah terhadap Watsiqah Kufur Muhammad al-Imam

BARU :

Kritik Tajam al-‘Allamah Shalih bin Muhammad al-Luhaidan hafizhahullah terhadap Watsiqah Kufur yang ditandatangani oleh Muhammad al-Imam

al-‘Allamah al-Luhaidan telah berfatwa untuk BERJIHAD MELAWAN RAFIDHAH bersama Pemerintah

Klik di sini

Penanya : Wahai Syaikh kami, bisakah kami mengajukan pertanyaan. Kami datang kepada Anda dari Madinah, kami mahasiswa al-Jami’ah al-Islamiyyah (Universitas Islam).

Asy-Syaikh al-Luhaidan : Silakan bertanya

Penanya : Karena kami khawatir jika mengganggu Anda. Di negeri kami di Yaman, terjadi fitnah Hutsiyyin. Yakni salah seorang komandan militer di sana mengumumkan perang dan Jihad melawan mereka di wilayah selatan, sekarang. Apa kewajiban kami para penuntut ilmu?

Asy-Syaikh al-Luhaidan : Tidak diragukan, kewajiban kalian bahwa kalian belajar. KALIAN BISA UNTUK MEMBELA PARA AHLUL HAQ terhadap ahlul batil.

Penanya : Akan tetapi, ada salah seorang di antara masyaikh yang menyatakan bersama Hutsiyyin, bahwa mereka itu adalah saudara-saudara kita, yaitu membuat “Watsiqah” (Perjanjian Damai) (dengan pihak Hutsiyyin), sedang sebagian pihak menentang (hal tersebut).

Asy-Syaikh al-Luhaidan : Penandatangan (terhadap Watsiqah) tersebut FASID (bathil).

Yakni orang yang mendustakan al-Qur`an (yaitu Rafidhah/Hutsi) TIDAK SAMA dengan orang yang beriman kepada al-Qur’an.

Orang yang mengkafirkan shahabat, tidak menyisakan dari mereka kecuali ‘Ali, dua putranya, dan Salman, sementara para shahabat lainnya Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan seluruh shahabat semuanya kafir, apakah orang seperti ini mukmin?! APAKAH ORANG INI SAUDARA KITA??! […]